Sulseltimes.com, Maros, Rabu, 05/08/2026 — Taman Prasejarah Leang-Leang di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menyimpan jejak kehidupan manusia purba dengan lukisan tangan di dinding gua yang diperkirakan berusia lebih dari 40.000 tahun.
- Lukisan tangan berusia lebih dari 40.000 tahun
- Tiket masuk Rp15.000 per orang
- Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX dan UNESCO Global Geopark Maros-Pangkep
- Kelurahan Leang-Leang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros
- Destinasi wisata edukasi yang ramah keluarga
Kawasan wisata ini dikenal sebagai destinasi yang memadukan wisata alam, sejarah, dan edukasi. Pengunjung dapat melihat lukisan telapak tangan, fosil, dan artefak yang menjadi bukti kehidupan manusia purba.
Lukisan tangan di Leang-Leang dibuat dengan teknik sederhana. Manusia purba meniupkan campuran pewarna alami ke tangan yang ditempelkan ke dinding gua, sehingga membentuk siluet yang masih bertahan hingga kini.
Lokasi dan Akses ke Leang-Leang
Taman Prasejarah Leang-Leang berada di Kelurahan Leang-Leang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros. Lokasinya sekitar 9 kilometer atau 15 menit berkendara dari Taman Nasional Bantimurung.
Jika berangkat dari Kota Makassar, jarak yang ditempuh sekitar 40 kilometer. Waktu tempuhnya sekitar satu jam 13 menit dengan kendaraan.
Pengalaman Pengunjung
Salah satu pengunjung asal Makassar, Mirna, mengaku senang bisa berkunjung ke Taman Prasejarah Leang-Leang. Menurutnya, tempat ini menawarkan pengalaman wisata yang tidak biasa.
“Berkunjung bersama teman-teman dari Makassar ke Maros tidak rugi. Selain pemandangannya indah, kita juga bisa dapat edukasi tentang Leang-Leang ini,” kata Mirna, Rabu, 05/08/2026.
“Terlebih ada pemandu yang dapat membantu menjelaskan berbagai hal termasuk sejarah di Taman Prasejarah Leang-Leang,” tambahnya.
Mirna juga menyebut tempat ini cocok untuk semua kalangan. “Memang tempat wisata ini cocok untuk segala rentang usia. Anak-anak sampai orang dewasa bisa belajar tentang Taman Prasejarah Leang-Leang, bisa berfoto juga, dan menghabiskan waktu bersama di sini,” ujarnya.
Harga Tiket dan Pengelolaan
Tiket masuk Taman Prasejarah Leang-Leang dibanderol Rp15.000 per orang. Kawasan ini dikelola oleh Museum dan Cagar Budaya serta Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX.
Taman Prasejarah Leang-Leang juga didukung oleh Pemerintah Kabupaten Maros dan UNESCO Global Geopark Maros-Pangkep.
Revalidasi UNESCO
Pada 27 hingga 31 Juli telah dilaksanakan revalidasi UNESCO Global Geopark Maros-Pangkep. Leang-Leang menjadi salah satu kawasan yang ditinjau oleh tim asesor UNESCO, yaitu Soojae Lee asal Korea dan Xiaoping Qiu asal Cina.
Taman Prasejarah Leang-Leang menjadi bukti peradaban manusia purba yang masih bisa dikunjungi. Dengan harga tiket yang terjangkau, tempat ini bisa menjadi pilihan wisata keluarga yang mendidik.















