Sulseltimes.com, Takalar, Sabtu, 19/09/2026 — Polisi Takalar beserta Palang Merah Indonesia, pemerintah daerah dan komunitas Tangan Di Atas mengirimkan 12.000 liter air bersih ke Desa Bonto Parang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar.
Kondisi kekeringan yang berlangsung sekitar tiga bulan telah memaksa ratusan kepala keluarga di Desa Bonto Parang menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari seperti konsumsi, memasak dan mencuci.
Sumur yang selama ini menjadi sumber utama air warga telah mengering total sejak awal Juli 2026, sehingga warga terpaksa membeli air dari penjual dengan harga tinggi.
Untuk menjangkau masyarakat yang terdampak maksimal, bantuan air dibagi di dua titik penyaluran yang strategis.
Salah seorang warga Desa Bonto Parang, Puji Lestari, mengonfirmasi bahwa krisis air bersih telah dirasakan sejak awal Juli 2026 sebelum arrives bantuan rese.














