Sulseltimes.com, Jakarta, Rabu, 30 September 2026 — Sejumlah pelaku pasar modal menilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang menguat hingga akhir 2026.
- Panin Asset Management menilai IHSG berpeluang menguat pada akhir 2026
- Harga minyak dan komoditas menjadi faktor yang dipantau
- Henan Putihrai Asset Management melihat prospek positif dalam jangka panjang
- Aliran dana jangka pendek dinilai belum terlihat kuat
- Saham berkapitalisasi besar berpotensi lebih dulu menerima aliran dana
Presiden Direktur PT Panin Asset Management Ridwan Soetedja mengatakan pergerakan harga minyak dan komoditas menjadi salah satu faktor yang memengaruhi ekspektasi investor.
“Di level yang masih tinggi itu, komoditas masih mendorong IHSG, dan investasi di dalam portofolio kita harapkan bisa tumbuh,” ujar Ridwan dalam acara Road to CNBC Awards, Rabu.
Chief Liaison Officer Head of Investment Solution Henan Putihrai Asset Management Bagus Adi Yoga Prawira juga melihat prospek positif dalam jangka panjang, antara lain karena bonus demografi dan potensi siklus belanja modal baru.
Namun, Bagus menilai aliran dana dalam jangka pendek belum terlihat kuat. Menurut dia, ketika aliran dana kembali masuk, saham berkapitalisasi besar berpotensi menjadi tujuan awal investor.
Pandangan tersebut merupakan analisis pelaku pasar dan bukan jaminan kinerja indeks maupun rekomendasi investasi.







