Hukum & Peristiwa

Usai Tikam Istri hingga Tewas, Suami di Gowa Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi

Avatar of Sulsel Times
22
×

Usai Tikam Istri hingga Tewas, Suami di Gowa Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi

Sebarkan artikel ini
Kolase foto lokasi kejadian di Samata, Gowa, dengan tubuh korban dan bagian sensitif diburamkan
Kolase foto lokasi kejadian di Samata, Gowa, dengan bagian sensitif diburamkan.
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Gowa, Senin, 5 Oktober 2026 — Seorang istri tewas ditikam di Gowa, sementara suaminya ditemukan meninggal di area kamar mandi dan tiga anak mereka berada di kamar terkunci dalam peristiwa dugaan kekerasan dalam rumah tangga di Kelurahan Samata, Kecamatan Somba Opu, Senin dini hari.

Ringkasnya…
  • Seorang istri dan suaminya ditemukan meninggal di rumah di Samata, Gowa
  • Polisi menduga istri menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam
  • Tiga anak yang masih di bawah umur ditemukan di kamar terkunci
  • Polisi mengamankan sebilah badik dan mengevakuasi jenazah ke RS Bhayangkara Makassar
  • Motif dan rangkaian kejadian masih dalam penyelidikan
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Somba Opu, Komisaris Polisi (Kompol) Hambali, mengatakan petugas mendatangi lokasi setelah menerima informasi masyarakat mengenai pertengkaran yang berujung pada kematian.

Scroll Kebawah
Advertisement

“Kita dapat informasi dari masyarakat bahwa di Samata ada kejadian pertengkaran. Pertengkaran itu mengakibatkan meninggal dunia,” kata Hambali dalam keterangannya pada Senin, 5 Oktober 2026.

Pasangan tersebut berinisial SR (34) dan AN (43).

Peristiwa terjadi di kediaman mereka di Jalan Karaeng Makkawari, Kelurahan Samata, Kecamatan Somba Opu, sekitar pukul 01.00 WITA.

Warga mendengar teriakan meminta pertolongan

Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, warga mendengar teriakan seorang perempuan meminta pertolongan dari dalam rumah.

Warga kemudian mendatangi kediaman pasangan tersebut.

Saat petugas melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), SR ditemukan sudah meninggal dengan sejumlah luka akibat senjata tajam.

Hambali menyebut pemeriksaan awal menemukan sekitar 27 luka tusuk pada beberapa bagian tubuh korban.

Polisi menduga SR dianiaya oleh suaminya sebelum meninggal dunia.

AN ditemukan meninggal dengan luka bakar di area kamar mandi rumah tersebut.

Polisi menduga AN mengakhiri hidupnya setelah menyerang istrinya.

Dugaan rangkaian kejadian itu masih didalami penyidik untuk memastikan kronologi secara menyeluruh.

Tiga anak berada di kamar terkunci

Dalam pemeriksaan di lokasi, petugas juga menemukan tiga anak pasangan tersebut yang masih di bawah umur berada di dalam kamar.

Pintu kamar dilaporkan terkunci dari luar.

“Ketiga anaknya yang masih di bawah umur ditemukan dalam kondisi terkunci di dalam kamar rumahnya,” kata Hambali.

Polisi menduga anak-anak tersebut dikunci di kamar sebelum penyerangan terhadap SR terjadi.

Petugas mengamankan sebilah badik yang diduga digunakan dalam penganiayaan itu.

Kedua jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk pemeriksaan forensik guna kepentingan penyelidikan.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Gowa, Ajun Komisaris Polisi M Syukri, mengatakan motif kejadian masih ditelusuri.

“Terkait motif dan lainnya itu masih ditelusuri. Kita berharap agar kasus ini segera terungkap secara utuh dalam waktu dekat,” kata Syukri dalam keterangannya pada Senin, 5 Oktober 2026.

Hingga keterangan tersebut disampaikan, polisi belum menyimpulkan penyebab perselisihan yang mendahului kematian pasangan itu.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *