Sulseltimes.com — Alfamart menawarkan tiga skema kemitraan waralaba: membuka gerai baru, mengonversi toko yang sudah berjalan, dan mengambil alih gerai yang telah beroperasi.
Gerai Baru
Berdasarkan informasi resmi Alfamart, paket gerai baru terdiri atas tipe 9 rak dengan estimasi investasi Rp300 juta, 18 rak Rp350 juta, 36 rak Rp450 juta, dan 45 rak Rp500 juta.
Nilai tersebut belum termasuk properti atau lokasi. Besaran investasi dapat berubah mengikuti kondisi tempat, ukuran gerai, dan kebutuhan perlengkapan.
Konversi Toko
Skema konversi ditujukan bagi pemilik toko kelontong atau minimarket yang ingin mengubah usahanya menjadi gerai Alfamart. Perusahaan akan mengevaluasi lokasi, kelayakan bangunan, dan potensi penjualan sebelum menyetujui kerja sama.
Pengambilalihan Gerai
Calon mitra juga dapat mengambil alih gerai Alfamart yang telah berjalan. Estimasi investasi dimulai sekitar Rp800 juta dan mencakup sewa lokasi, biaya waralaba, peralatan, serta nilai usaha atau goodwill. Nilai akhirnya ditentukan dari kondisi gerai.
Royalti dan Pemeriksaan Dokumen
Alfamart menerapkan royalti progresif berdasarkan penjualan bersih bulanan, dengan persentase dalam rentang 0 hingga 4 persen sesuai tingkat omzet.
Calon mitra perlu meminta simulasi investasi terbaru, memeriksa perjanjian waralaba, dan memastikan rincian biaya langsung melalui kanal resmi Alfamart sebelum mengambil keputusan.









