Berita

Pasar Modal Indonesia Himpun Rp123,21 Triliun, Investor Tembus 30,27 Juta

Avatar of Sulsel Times
0
×

Pasar Modal Indonesia Himpun Rp123,21 Triliun, Investor Tembus 30,27 Juta

Sebarkan artikel ini
Pasar Modal Indonesia Himpun Rp123,21 Triliun, Investor Tembus 30,27 Juta
Pasar Modal Indonesia Himpun Rp123,21 Triliun, Investor Tembus 30,27 Juta
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Jakarta, Selasa, 18/08/2026 — Realisasi penghimpunan dana pasar modal mencapai Rp123,21 triliun dengan basis investor melampaui 30 juta.

Ringkasnya…
  • Penghimpunan dana Rp123,21 triliun
  • Investor 30,27 juta, 78 persen di bawah 40 tahun
  • OJK, Hasan Fawzi
  • Selasa, 18/08/2026
  • Pasar modal tumbuh dan basis investor muda melebar
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Capaian tersebut direalisasikan melalui 135 aksi korporasi dengan jumlah emiten tercatat telah melampaui 962 perusahaan.

Scroll Kebawah
Advertisement

Jumlah investor tumbuh signifikan mencapai 30,27 juta, bertambah sekitar 9,8 juta investor, di mana mayoritas 78 persen berusia di bawah 40 tahun.

Nilai Aktiva Bersih Reksa Dana tercatat Rp667 triliun dan Asset Under Management (AUM) berada di posisi Rp1.026 triliun.

Di sektor karbon, volume transaksi akumulatif mencatat 1,98 juta ton CO2 ekuivalen bernilai Rp93,89 miliar dengan partisipasi 158 perusahaan dan ketersediaan unit karbon 3,14 juta ton CO2 ekuivalen.

“Baik dari sisi kemampuan menghimpun dana bagi dunia usaha maupun dari sisi perluasan basis investor. Di sisi lain, peningkatan dana kelolaan mencerminkan semakin berkembangnya pilihan dan kebutuhan investasi masyarakat,” kata Hasan Fawzi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Selasa, 18/08/2026.

MSCI Tetap Emerging Market dan Reformasi Regulasi

Dalam MSCI Market Classification Review Juni 2026, Indonesia dipertahankan dalam klasifikasi Emerging Market.

Keputusan itu menjadi pengakuan atas upaya perbaikan OJK bersama Self-Regulatory Organization (SRO) dan pemangku kepentingan.

OJK terus mempercepat inisiatif strategis termasuk peningkatan persyaratan minimum free float menjadi 15 persen, penyusunan kerangka High Shareholder Concentration (HSC), serta peningkatan transparansi kepemilikan saham.

Target Akhir Roadmap PMDK 2022-2027

Dalam fase akhir roadmap, empat inisiatif strategis terus didorong:

  • Pendalaman pasar melalui optimalisasi sisi supply, demand, dan enhancement infrastruktur
  • Peningkatan integritas pasar melalui efektivitas sanksi dan peningkatan kualitas emiten
  • Penguatan kelembagaan PUJK termasuk demutualisasi bursa dan penguatan cybersecurity
  • Pengembangan keuangan berkelanjutan melalui perluasan Bursa Karbon dan inovasi Sustainable Fund

Kepastian regulasi dan pertumbuhan basis investor muda diharapkan memperkuat daya tarik pasar modal Indonesia ke depan.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *