Berita

Wagub Fatmawati Buka FIN Expo 2026, Ajak Masyarakat Akses Layanan Keuangan Legal

Avatar of Sulsel Times
0
×

Wagub Fatmawati Buka FIN Expo 2026, Ajak Masyarakat Akses Layanan Keuangan Legal

Sebarkan artikel ini
Wagub Fatmawati Buka FIN Expo 2026, Ajak Masyarakat Akses Layanan Keuangan Legal
Wagub Fatmawati Buka FIN Expo 2026, Ajak Masyarakat Akses Layanan Keuangan Legal
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Makassar, Sabtu, 03/10/2026 — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, membuka FIN Expo 2026 di Atrium Mall Trans Studio Makassar, Sabtu, 03/10/2026, menekankan pentingnya akses keuangan legal dan inklusif untuk mendorong ekonomi kerakyatan.

Ringkasnya…
  • Fatmawati Rusdi membuka FIN Expo 2026 di Atrium Mall Trans Studio Makassar, Sabtu, 03/10/2026
  • Wagub Sulsel menegaskan inklusi keuangan vital bagi UMKM
  • Inklusi keuangan Sulawesi Selatan mencapai sekitar 94 persen, literasi 61 persen
  • Polres Gowa menangani kasus penggelapan 19 mobil rental
  • Polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Pembukaan dan Seruan Wagub

Fatmawati mengapresiasi penyelenggaraan acara yang menghadirkan kolaborasi OJK, FKIJK, Bank Indonesia, LPS, serta pemerintah daerah.

Scroll Kebawah
Advertisement

“Inklusi keuangan menjadi peran yang sangat vital dalam mendorong akselerasi ekonomi kerakyatan melalui penyediaan akses permodalan yang mudah dan aman, khususnya bagi para pelaku UMKM kita,” kata Fatmawati, Sabtu, 03/10/2026.

Ia mengajak masyarakat mengenali produk keuangan yang legal dan menghindari produk ilegal yang dapat merugikan.

“Mari kita kenali produk keuangan yang legal. Tidak ada lagi produk kita terjebak dengan produk yang ilegal, sehingga membuat masyarakat kita sengsara,” katanya.

Fatmawati menekankan, peningkatan inklusi perlu diimbangi literasi agar masyarakat tidak hanya memiliki akses, tetapi juga mampu memilih dan menggunakan produk keuangan secara aman dan sesuai kebutuhan.

Data Inklusi dan Literasi Keuangan

Berdasarkan data OJK, tingkat inklusi keuangan di Sulawesi Selatan telah mencapai sekitar 94 persen, sementara tingkat literasi keuangan masih berada di angka 61 persen.

Kondisi ini menunjukkan kesenjangan sekitar 33 persen antara inklusi dan literasi masyarakat yang telah menggunakan layanan keuangan, tetapi belum memahami produk dan layanan tersebut secara optimal.

“Ini mungkin yang harus kita highlight bersama, bahwa belum paham, belum tahu soal literasi keuangan,” ujarnya.

Muchlasin, Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat sekaligus Ketua FKIJK Sulselbar, menyampaikan FIN Expo 2026 merupakan bagian dari upaya mempersempit kesenjangan tersebut.

TPKD Sulawesi Selatan telah melaksanakan 198 kegiatan literasi keuangan hingga triwulan II 2026 dengan jangkauan 2.204.391 peserta dari berbagai kelompok masyarakat.

Program Hapus Ikatan Rentenir di Sulawesi (PHINISI) mencapai plafon Rp1,18 triliun dengan 34.084 debitur.

Digitalisasi keuangan juga berkembang, dengan 1,5 juta merchant QRIS di Sulawesi Selatan dan program KEJAR atau One Student One Account (OSOA) telah mencapai 2.187.810 rekening dengan nominal Rp412,38 miliar.

Ketua Panitia FIN Expo BIK 2026, Riza Pahlevi, menambahkan acara ini menargetkan 25.000 pengunjung dan diisi oleh 28 tenant jasa keuangan yang menawarkan produk sekaligus edukasi, konsultasi, dan komunikasi interaktif.

Prosesi pembukaan ditandai secara simbolis dengan peletakan bola takraw di atas topi adat Pasappu, disaksikan oleh Ketua DPRD Sulsel Dr. drg. Andi Rachmatika Dewi, jajaran pimpinan BI, LPS, serta pimpinan perbankan dan lembaga jasa keuangan di Sulawesi Selatan.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *