Sulseltimes.com, Makassar, Kamis, 20/08/2026 — Isu perpindahan partai Munafri Arifuddin dari Golkar ke Demokrat semakin menguat didukung kecenderungan penampilan bernuansa biru dan keterangan internal DPC Demokrat Makassar.
- Munafri Arifuddin diduga bergabung ke DPD Demokrat Sulsel
- Wakil Ketua DPC Demokrat Makassar Tri Sulkarnain Ahmad mengonfirmasi isu berkembang
- Pertemuan silaturahmi 5 Agustus tidak menghasilkan jawaban pasti
- Appi sedang umrah, spekulasi keanggotaan resmi mengarah September 2026
- Demokrat menganggap kedatangan Appi sebagai tambahan kekuatan politik
Ketua DPD II Golkar Makassar sekaligus Wali Kota Munafri Arifuddin alias Appi tidak menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel bulan lalu. Kehadiran Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia pada agenda tersebut justru menambah perhatian soal kehadiran Appi.
Beberapa waktu lalu Appi terlihat menggunakan pakaian bernuansa biru, warna identik Partai Demokrat. Selama ini ia lebih sering tampil dengan warna kuning khas Golkar.
Wakil Ketua DPC Demokrat Makassar Tri Sulkarnain Ahmad mengonfirmasi isu tersebut telah berkembang luas. Menurutnya, arah keanggotaan Appi dikabarkan menuju DPD Demokrat Sulsel, bukan DPC tingkat kota.
“Yang saya tahu, isu yang beredar memang, Pak Wali ingin masuk ke Demokrat bukan ke DPC, tapi ke DPD,” kata Tri, Kamis, 20/08/2026.
Kunjungan Silaturahmi dan Respons Appi
Internal DPC Demokrat Makassar sempat mencoba mengorek kabar tersebut saat silaturahmi di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar pada 5 Agustus lalu. Pertemuan dipimpin Plt Ketua DPC Demokrat Makassar Andi Muzakkir Aqil bersama Sekretaris DPC Fatma Wahyudin.
“Malah kemarin pada saat DPC kunjungan ke rujab, kita coba korek-korek, Pak Wali cuma bilang ‘Jangan pikir macam-macam’,” ujar Tri.
Warna Pakaian dan Spekulasi Waktu
Penampilan Appi dengan pakaian biru beberapa kali dikaitkan dengan Demokrat. Tri Namun tidak mau buru-buru menyimpulkan warna pakaian sebagai tanda politik pasti.
“Tapi bisa saja ke NasDem,” timpalnya.
Kabar keanggotaan resmi Appi di Demokrat disebut mengarah pada September 2026. Saat ini Appi sedang menjalankan ibadah umrah bersama keluarga. Tri meminta semua pihak menunggu perkembangan selanjutnya.
“Iya, kalau pembicaraan kan memang bukan hal yang perlu ditutup-tutupi. Isu berkembang bahwa Pak Wali akan bergabung ke Demokrat. Tapi isu di internal kami, kalaupun bergabung itu ke DPD tingkat provinsi,” jelasnya.
Nilai Tambah Bagi Demokrat
Bagi Demokrat, kedatangan Appi dinilai menjadi tambahan kekuatan politik signifikan. Pengalaman Appi memimpin Golkar Makassar dianggap modal yang bisa dibawa ke partai berlogo Mercy itu.
“Ya kalau kami pasti menyambut dengan senang, kalau memang Pak Wali mau bergabung ke Demokrat. Karena otomatis kita dapat tokoh baru, amunisi baru. Apalagi kan Pak Wali ini di Makassar masa jabatannya masih lama,” kata Tri.
Tri menilai Appi tidak datang dengan tangan kosong. Pengalaman mengelola partai besar seperti Golkar dipandang dapat menjadi nilai tambah bagi Demokrat.
“Kemudian pengalaman beliau juga sudah di partai besar sebelumnya, Partai Golkar. Tentu pengalaman-pengalaman beliau memimpin Golkar bisa dibawa ke Demokrat,” tukasnya.















