Sulseltimes.com, Moskwa, Jumat, 07/08/2026 — Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani undang-undang yang melegalkan perdagangan mata uang kripto, menempatkan aset digital seperti Bitcoin, Ether, dan USDT di bawah pengawasan Bank Sentral Rusia.
- Putin tandatangani UU legalisasi kripto
- Bitcoin, Ether, USDT diperbolehkan diperdagangkan
- Bank Sentral Rusia jadi pengawas
- Mulai berlaku 06/08/2026
- Alternatif transaksi di tengah sanksi Barat
Aturan baru ini membentuk pasar kripto resmi yang terintegrasi dalam sistem keuangan negara. Kebijakan tersebut ditujukan untuk memperluas alternatif transaksi perdagangan internasional di tengah sanksi Barat, mengutip laporan RT.
Mata uang kripto tetap dilarang digunakan sebagai alat pembayaran barang dan jasa di dalam negeri Rusia. Masyarakat hanya dapat membeli dan menjual aset digital melalui platform berlisensi yang diawasi Bank Sentral.
Bank Sentral Tetapkan Daftar Aset yang Diperbolehkan
Deputi Gubernur Pertama Bank Sentral Rusia, Vladimir Chistyukhin, menyatakan Bitcoin, Ether (Ethereum), dan stablecoin USDT telah memenuhi persyaratan untuk diperdagangkan di pasar yang teregulasi.
“Bitcoin, Ether, dan USDT memenuhi kriteria kapitalisasi dan volume transaksi,” kata Vladimir Chistyukhin, Deputi Gubernur Pertama Bank Sentral Rusia, Kamis, 06/08/2026.
Bank Sentral membuka peluang penambahan aset kripto lain asalkan memenuhi standar kapitalisasi pasar dan volume perdagangan yang ditetapkan.
Batas Investasi Ritel dan Syarat Investor Profesional
Regulasi membedakan perlakuan antara investor ritel dan profesional. Investor individu wajib lulus tes pengetahuan dasar sebelum bertransaksi.
Pembelian kripto bagi investor ritel dibatasi hingga 300.000 rubel atau sekitar US$3.800 per tahun di setiap platform. Investor profesional yang memenuhi syarat tidak dikenai batas nilai investasi, namun tetap wajib mengikuti tes serupa.
Kriteria Listing: Kapitalisasi 5 Triliun Rubel
Pada tahap awal, hanya aset dengan kapitalisasi pasar rata-rata di atas 5 triliun rubel (sekitar US$64 miliar) dan volume perdagangan harian rata-rata lebih dari 1 triliun rubel (sekitar US$12,8 miliar) dalam dua tahun terakhir yang boleh diperdagangkan.
Rusia Pasar Kripto Terbesar Eropa, Aturan Tambang Tetap Berlaku
Data Chainalysis menunjukkan Rusia sebagai pasar kripto terbesar di Eropa berdasarkan volume transaksi. Kementerian Keuangan Rusia memperkirakan nilai perdagangan domestik mencapai sekitar 50 miliar rubel atau US$650 juta per hari.
Aturan penambangan kripto tidak berubah signifikan. Penambang skala industri tetap wajib mendaftar, melaporkan hasil produksi, dan membayar pajak. Masyarakat diperbolehkan menambang di rumah selama konsumsi listrik tidak melebihi batas yang ditetapkan pemerintah.
Perusahaan Rusia juga dapat memanfaatkan aset kripto untuk transaksi perdagangan lintas negara melalui dompet digital atau perantara berlisensi sebagai alternatif pembayaran di tengah sanksi Barat.









