Sulseltimes.com — Gemini AI kini menghadirkan kemampuan edit foto berbasis teks yang memungkinkan pengguna memodifikasi gambar hanya dengan menuliskan perintah. Fitur canggih ini menjadi sorotan seiring meningkatnya tren edit foto berbasis kecerdasan buatan di berbagai platform.
- Gemini AI menyediakan fitur edit foto berbasis teks multimodal
- Pengguna bisa memperluas latar, menghapus objek, atau mengubah gaya visual
- Fitur ini memanfaatkan model AI terbaru Google yang mendukung pemrosesan gambar
- Apple disebut-sebut akan meluncurkan fitur serupa di iOS 27 sebagai kompetitor
- Tren viral edit foto AI menunjukkan permintaan tinggi akan solusi editing praktis
Cara Mengedit Foto Menggunakan Gemini AI
Berdasarkan panduan lengkap dari KapanLagi.com yang dirilis Selasa, 09/06/2026, proses edit foto di Gemini AI cukup sederhana.
Pertama, pengguna perlu mengakses platform Gemini melalui aplikasi atau situs resmi Google.
Setelah itu, unggah foto yang ingin diedit ke kolom yang tersedia.
Kemudian, tuliskan prompt atau perintah spesifik di kotak teks, misalnya “tambahkan latar belakang pantai” atau “hapus orang di sebelah kiri”.
Gemini AI akan memproses perintah dan menghasilkan gambar yang sudah diedit dalam hitungan detik.
Pengguna bisa mengulang proses atau menyempurnakan prompt jika hasilnya belum sesuai harapan.
Fungsi Unggulan yang Bisa Dimanfaatkan
Fitur edit foto Gemini AI tidak sekadar menyunting gambar dasar.
Beberapa kemampuan yang menonjol antara lain memperluas kanvas gambar (outpainting), mengubah latar belakang, menghapus objek yang tidak diinginkan, hingga mengubah gaya visual foto menjadi ilustrasi atau lukisan.
Pengguna juga bisa meminta Gemini untuk menyesuaikan pencahayaan, menambahkan elemen baru, atau mengubah ekspresi wajah dengan prompt yang tepat.
Kemampuan ini dimungkinkan oleh model AI multimodal Google yang memahami konteks gambar dan perintah bahasa alami.
Tren Edit Foto AI Makin Kompetitif
Langkah Google menghadirkan fitur edit foto di Gemini AI tak lepas dari persaingan di ranah kecerdasan buatan.
Kaltimtoday.co melaporkan bahwa Apple juga tengah menyiapkan fitur serupa di iOS 27, yang kabarnya mampu memperluas gambar dan mengubah sudut pandang foto secara otomatis.
Sementara itu, artikel KapanLagi.com yang membahas tren edit foto viral menunjukkan bahwa pengguna media sosial semakin gemar menggunakan AI untuk menghasilkan foto bergaya action figure, retro aesthetic, dan berbagai gaya unik lainnya.
Kehadiran Gemini AI sebagai alat edit foto praktis langsung di perangkat berbasis teks menjadikannya salah satu tools yang paling ditunggu.
Tips Membuat Prompt yang Efektif
Agar hasil edit maksimal, penting untuk menulis prompt secara spesifik.
Gunakan deskripsi detail seperti warna, gaya, atau posisi objek.
Contoh prompt yang bisa dicoba: “Ubah langit menjadi senja dengan gradasi oranye dan ungu, tambahkan siluet pohon di kejauhan”.
Menurut KapanLagi.com, semakin rinci perintah, semakin akurat hasil yang diberikan Gemini.
Jika hasil pertama kurang memuaskan, lakukan penyesuaian kata kunci hingga mendekati keinginan.
Dampak dan Prospek Edit Foto AI
Kemampuan edit foto berbasis AI seperti Gemini menawarkan kemudahan yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan software profesional.
Ini membuka peluang bagi kreator konten, desainer, hingga pengguna biasa untuk menghasilkan visual berkualitas tanpa keahlian teknis tinggi.
Dengan hadirnya fitur ini, Google memperkuat ekosistem AI-nya sekaligus merespons tren yang semakin diminati publik.
Ke depan, persaingan dengan Apple dan platform lain diprediksi akan mendorong inovasi fitur yang lebih canggih dan personal.















