Sulseltimes.com — Google resmi meluncurkan tiga model AI baru dari keluarga Gemini yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan stabilitas agen AI bagi pengembang dan perusahaan.
- Tiga model AI Gemini Flash resmi
- Gemini 3.6 Flash hemat token 17%, Flash-Lite 350 token/detik
- Rabu, 22/07/2026
- Efisiensi token naik 65% di benchmark DeepSWE, dukung AI agents
Model Utama dan Peningkatan Efisiensi
Gemini 3.6 Flash menjadi model utama yang ditujukan untuk coding, analisis dokumen, dan tugas multimodal.
Google menyebut model ini menggunakan output token sekitar 17 persen lebih sedikit dibandingkan Gemini 3.5 Flash.
Pada benchmark DeepSWE, efisiensi token meningkat hingga 65 persen.
Selain lebih hemat, model ini juga diklaim lebih akurat dalam menghasilkan kode dan memiliki kemampuan computer use yang lebih baik.
Model Khusus dan Ketersediaan
Gemini 3.5 Flash-Lite dirancang untuk aplikasi dengan latensi rendah dan volume tinggi.
Model ini mampu menghasilkan sekitar 350 output token per detik, cocok untuk agentic search dan pemrosesan dokumen.
Google menyebut Flash-Lite menawarkan rasio harga dan performa yang lebih baik dibanding pendahulunya.
Gemini 3.5 Flash Cyber berfokus pada keamanan siber.
Model ini dipadukan dengan agen CodeMender untuk membantu menemukan dan memperbaiki kerentanan perangkat lunak.
Karena potensi penggunaan ofensif, Google membatasi aksesnya hanya untuk pemerintah dan mitra terpercaya melalui program uji coba terbatas.
Google juga mengungkap bahwa Gemini 3.5 Pro masih dalam pengujian bersama mitra dan akan dirilis setelah siap.
Tim Google telah memulai pre-training untuk Gemini 4, yang disebut sebagai pelatihan awal paling ambisius.
Gemini 3.6 Flash dan Gemini 3.5 Flash-Lite mulai tersedia bagi pengembang melalui Gemini API di Google AI Studio dan Android Studio, pelanggan Gemini Enterprise, serta pengguna aplikasi Gemini.
Khusus Flash-Lite, model ini akan digulirkan secara bertahap ke layanan Google Search.















