Sulseltimes.com, Makassar, Rabu, 22/07/2026 — Kementerian Agama memastikan tautan yang menawarkan pendaftaran haji dan umrah gratis dengan mengatasnamakan pemerintah adalah hoaks. Masyarakat diimbau tidak mengklik tautan tersebut karena berpotensi mencuri data pribadi.
- Kemenag pastikan tautan haji-umrah gratis adalah hoaks
- Phishing meminta nama, alamat, dan nomor Telegram
- Thobib Al Asyhar, Kepala Biro Humas Kemenag
- Makassar, Rabu, 22/07/2026
- Data pribadi berpotensi disalahgunakan
Kemenag: Tidak Ada Program Haji-Umrah Gratis
Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag Thobib Al Asyhar menyatakan bahwa Kemenag tidak pernah membuka pendaftaran haji gratis dengan syarat tertentu.
“Jika menemukan informasi serupa, abaikan dan laporkan,” kata Thobib, Rabu, 22/07/2026.
Tautan yang beredar menawarkan pendaftaran haji dan umrah gratis bagi 100 orang yang diklaim beruntung.
Modus tersebut menggunakan logo Kemenag, foto Menteri Agama, dan mengarahkan korban mengisi formulir berisi nama lengkap, alamat, hingga nomor Telegram melalui situs yang bukan domain resmi pemerintah.
Thobib menegaskan Kemenag tidak pernah menyelenggarakan program pendaftaran haji maupun umrah gratis.
Dia meminta masyarakat tidak mudah tergiur tawaran yang menjanjikan keberangkatan ibadah tanpa biaya.
Dia juga mengingatkan bahwa layanan penyelenggaraan haji dan umrah kini tidak lagi di bawah Kemenag, melainkan menjadi tanggung jawab Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).
Modus Phishing dan Langkah Antisipasi
Thobib menjelaskan modus tersebut merupakan bentuk phishing untuk memperoleh data pribadi melalui situs palsu yang menyerupai layanan resmi.
Data yang terkumpul berpotensi disalahgunakan untuk berbagai tindak penipuan maupun pencurian identitas.
“Informasi resmi mengenai layanan keagamaan dapat diakses melalui situs Kementerian Agama, sedangkan informasi terkait penyelenggaraan haji tersedia di portal resmi haji pemerintah,” ujar Thobib.
Masyarakat diminta untuk selalu waspada dan melaporkan jika menemukan tautan mencurigakan yang mengatasnamakan Kemenag.







