Sulseltimes.com, Makassar, Rabu, 17/06/2026 — PT Liugong Machinery Indonesia memperluas bisnis alat berat di Indonesia dengan menyasar sektor pertambangan mineral dan batu bara (minerba) serta agrikultur. Perusahaan asal China itu optimistis terhadap potensi pasar Indonesia yang didukung hilirisasi dan kekayaan alam.
- Ekspansi PT Liugong Machinery Indonesia di sektor minerba
- Potensi besar pasar tambang batu bara, nikel, dan sawit
- President Director Levi Lin menyebut dukungan hilirisasi pemerintah
- Rabu, 17 Juni 2026
- Permintaan alat berat diproyeksikan terus tumbuh
Ekspansi Liugong di Indonesia
PT Liugong Machinery Indonesia merupakan distributor suku cadang dan alat berat asal China. Perusahaan ini juga memasok mesin konstruksi, pertanian, dan peralatan berteknologi lainnya.
President Director PT Liugong Machinery Indonesia, Levi Lin, mengatakan pihaknya bekerja sama dengan rekanan lokal untuk mendorong ekspansi bisnis. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan peralatan teknologi di Indonesia.
“Kami bersama rekanan lokal di Indonesia bersama mendorong ekspansi untuk memenuhi kebutuhan peralatan teknologi,” kata Levi Lin, Rabu, 17/06/2026.
Liugong melihat potensi besar pasar Indonesia. Negara ini memiliki pasar besar serta sektor komoditas tambang batu bara hingga nikel dan sawit serta agrikultur yang membutuhkan peralatan berat.
Prospek dan Tantangan Bisnis Alat Berat
Potensi kekayaan alam dan industri tambang RI dinilai besar. Dukungan pemerintah terhadap hilirisasi sektor minerba juga membuat permintaan alat berat berpeluang terus tumbuh.
Levi Lin menyebut prospek bisnis alat berat di Indonesia masih menjanjikan. Namun, tantangan seperti persaingan global dan regulasi perlu diantisipasi.
Permintaan alat berat diperkirakan meningkat seiring proyek infrastruktur dan hilirisasi tambang. Sektor agrikultur juga menjadi pasar potensial bagi Liugong.







