MarketBisnis

Penjualan Kendaraan Listrik Melonjak 69,4 Persen di Semester I 2026

Avatar of Sulsel Times
0
×

Penjualan Kendaraan Listrik Melonjak 69,4 Persen di Semester I 2026

Sebarkan artikel ini
Penjualan Kendaraan Listrik Melonjak 694 Persen di Semester I 2026
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Jakarta, Jumat, 31/07/2026 — Penjualan kendaraan listrik di Indonesia melonjak 69,4 persen secara tahunan mencapai 117 ribu unit di semester pertama 2026.

Ringkasnya…
  • Penjualan kendaraan listrik capai 117 ribu unit semester I 2026
  • Naik 69,4 persen tahunan, satu dari empat mobil baru adalah kendaraan elektrifikasi
  • Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita, Gaikindo, Periklindo
  • Semester I 2026, dibuka di GIIAS 2026 BSD City Tangerang
  • Transformasi kendaraan rendah emisi berjalan lebih cepat dari perkiraan
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Transformasi Kendaraan Rendah Emisi Percepat

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan transformasi menuju kendaraan rendah emisi berlangsung lebih cepat dari perkiraan.

Scroll Kebawah
Advertisement

Penjualan kendaraan elektrifikasi terus meningkat pesat sepanjang semester I 2026.

Agus menyebut penjualan kendaraan listrik mencapai 117 ribu unit pada paruh pertama tahun ini.

Angka itu naik 69,4 persen secara tahunan.

Artinya satu dari setiap empat mobil penumpang yang dibeli masyarakat saat ini sudah merupakan kendaraan elektrifikasi.

Lima tahun lalu angka itu bahkan belum terlihat.

Hal itu disampaikannya saat membuka Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di BSD City Tangerang Banten, kata Agus Gumiwang Kartasasmita, Menperin, Kamis, 30/07/2026.

Pemerintah Netral Teknologi

Agus menegaskan pemerintah tidak mengutamakan satu teknologi dibandingkan teknologi lainnya.

Kendaraan listrik berbasis baterai (BEV), hybrid, plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), mesin pembakaran internal (ICE) yang semakin efisien, hingga pemanfaatan biodiesel dan bioetanol memiliki tujuan yang sama.

Tujuannya menekan emisi sekaligus memperkuat ketahanan energi.

Yang ingin dipercepat adalah pencapaian tujuannya bukan menyeragamkan caranya, kata dia.

PHEV Dorong Pertumbuhan di Tengah Keterbatasan SPKLU

Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara memperkirakan penjualan mobil PHEV masih akan terus meningkat.

Data Gaikindo menunjukkan penjualan PHEV secara wholesale pada Januari-Mei 2026 mencapai 2.601 unit.

Angka itu melonjak 416,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan tersebut didorong karakteristik PHEV yang tetap dapat menggunakan bahan bakar fosil sehingga lebih fleksibel bagi konsumen.

Keunggulan itu menjadi daya tarik di tengah keterbatasan infrastruktur stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang masih terkonsentrasi di kota-kota besar, kata Kukuh Kumara, Sekum Gaikindo, Kamis, 30/07/2026.

BEV Tumbuh 80 Persen Didorong Harga Kompetitif

Wakil Ketua Bidang Pengembangan dan Penelitian Periklindo Prabowo Kartoleksono mencatat penjualan BEV secara wholesale juga meningkat pesat.

Sepanjang Januari-Mei 2026 penjualan BEV mencapai 57.087 unit.

Angka itu tumbuh 80 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Lonjakan tersebut didorong oleh semakin agresifnya produsen menghadirkan kendaraan listrik dengan teknologi yang lebih canggih dan harga yang semakin kompetitif.

Bahkan kadang bisa lebih murah dibanding kendaraan bensin (ICE) sekelasnya, kata Prabowo Kartoleksono, Wakil Ketua Bidang Pengembangan dan Penelitian Periklindo, Kamis, 30/07/2026.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *