Bisnis

Elektrifikasi Tambang, Produsen China Siap Pasok Alat Berat EV

Avatar of Sulsel Times
0
×

Elektrifikasi Tambang, Produsen China Siap Pasok Alat Berat EV

Sebarkan artikel ini
Elektrifikasi Tambang, Produsen China Siap Pasok Alat Berat EV
Elektrifikasi Tambang, Produsen China Siap Pasok Alat Berat EV
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Jakarta, Sabtu, 20/06/2026 — Produsen alat berat asal China, PT Liugong Machinery Indonesia, optimistis terhadap prospek bisnis alat berat listrik (EV) di sektor pertambangan Indonesia seiring dukungan pemerintah terhadap hilirisasi dan energi bersih.

Ringkasnya…
  • Produsen China siap pasok alat berat EV untuk tambang Indonesia
  • Hemat energi 19%, struktur mesin lebih sederhana
  • PT Liugong Machinery Indonesia
  • Jakarta, Sabtu 20 Juni 2026
  • Mendukung efisiensi operasional dan target energi bersih
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Prospek Elektrifikasi Tambang

President Director PT Liugong Machinery Indonesia, Levi Lin, menyatakan optimismenya terhadap bisnis alat berat dan suku cadang di Indonesia.

Scroll Kebawah
Advertisement

Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah yang mendorong program hilirisasi sektor minerba.

Menurut Levi, transformasi teknologi menuju energi bersih membuat kendaraan listrik mulai masuk ke sektor tambang.

Kondisi ini menjadi peluang bagi perusahaannya untuk meningkatkan penetrasi electric vehicle (EV) di pertambangan, kata Levi Lin, Sabtu, 20/06/2026.

Keunggulan Alat Berat Listrik

Levi Lin memandang kendaraan listrik memiliki banyak keunggulan bagi industri, termasuk pertambangan.

Teknologi EV mampu menghemat energi hingga 19 persen sehingga meningkatkan efisiensi bisnis.

Di sisi lain, struktur mesin yang lebih sederhana membantu menekan persoalan operasional di lapangan.

PT Liugong Machinery Indonesia menilai langkah pemerintah mendorong pengembangan infrastruktur EV menjadi penopang ekspansi EV di sektor tambang.

Dukungan Infrastruktur dan Tantangan

Perusahaan memandang kebijakan pemerintah terkait infrastruktur EV sangat mendukung pertumbuhan alat berat listrik.

Namun, tantangan seperti kesiapan jaringan pengisian daya dan biaya awal investasi masih perlu diantisipasi.

Elektrifikasi di sektor tambang diharapkan dapat berjalan seiring dengan target hilirisasi dan pengurangan emisi karbon nasional.

Dengan dukungan produsen global, Indonesia berpeluang menjadi salah satu pasar utama alat berat EV di Asia Tenggara.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *