Bisnis

AS Desak China Buka Akses Pasar untuk Mastercard, Visa, dan Citigroup

Avatar of Sulsel Times
0
×

AS Desak China Buka Akses Pasar untuk Mastercard, Visa, dan Citigroup

Sebarkan artikel ini
AS Desak China Buka Akses Pasar untuk Mastercard, Visa, dan Citigroup
AS Desak China Buka Akses Pasar untuk Mastercard, Visa, dan Citigroup
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Jakarta, Minggu, 18/10/2026 — Pemerintah Amerika Serikat mendesak China membuka akses pasar bagi perusahaan keuangan AS seperti Mastercard, Visa, dan Citigroup.

Ringkasnya…
  • AS desak China buka akses pasar untuk Mastercard, Visa, dan Citigroup
  • Desakan disampaikan dalam pertemuan bilateral di Bangkok pekan ini
  • Bank sentral China izinkan Visa persiapkan bisnis kliring milik penuh 13 Oktober
  • Mastercard dan Citigroup menunggu persetujuan operasi independen
  • Ahli sebut langkah ini konsesi terbatas tapi tingkatkan kepercayaan investor
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Desakan tersebut disampaikan dalam sedikitnya dua pertemuan bilateral dengan pejabat China di Bangkok pekan ini. Delegasi AS dipimpin Wakil Menteri Keuangan Francis Brooke membahas akses pasar dan persetujuan regulasi bagi perusahaan AS.

Scroll Kebawah
Advertisement

Pembicaraan tersebut merupakan tindak lanjut kesepakatan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping dalam pertemuan di Washington bulan lalu. Seorang pejabat Departemen Keuangan AS mengonfirmasi fokus pembahasan pada akses pasar tersebut.

Kemajuan mulai terlihat setelah bank sentral China pada 13 Oktober mengizinkan Visa mempersiapkan bisnis kliring kartu domestik yang sepenuhnya dimiliki. Visa memiliki waktu hingga satu tahun untuk mempersiapkan diri sebelum mengajukan izin operasi.

Sementara Mastercard saat ini menjalankan layanan pembayaran kartu yuan melalui usaha patungan dengan NetsUnion Clearing Corp. sejak 2024. Persetujuan baru nantinya memungkinkan Mastercard beroperasi secara independen di China.

Citigroup juga tengah mengupayakan lisensi sekuritas yang sepenuhnya dimiliki untuk menjalankan bisnis pialang saham, penjaminan emisi, riset, dan perdagangan di pasar domestik China. Bank tersebut telah mengajukan permohonan sejak akhir 2021.</p

Analisis: Konsesi Terbatas untuk Menjaga Momentum

Meski sejak 2018 China melonggarkan kepemilikan asing di sejumlah sektor keuangan, industri pembayaran masih didominasi pemain domestik yang didukung negara. Pemerintah China juga tetap membatasi arus modal lintas negara.

Direktur China Eurasia Group, Dan Wang, menilai langkah tersebut menunjukkan Beijing ingin menjaga momentum hubungan dagang dengan Washington. “Langkah ini menunjukkan bahwa lingkungan perdagangan AS-China tetap kondusif, dan Beijing berkeinginan untuk mempertahankan momentum tersebut,” kata Wang, dikutip dari CNBC Internasional, Minggu, 18/10/2026.

Ia menilai pemberian lisensi bagi perusahaan keuangan AS masih merupakan konsesi terbatas dalam akses pasar. Meski demikian, langkah itu dinilai dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap aset China.

Adapun Trump dan Xi dijadwalkan kembali bertemu di Shenzhen, China, dalam KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) pada November mendatang.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *