Sulseltimes.com, Makassar, Kamis, 14/05/2026 — Wakil Menteri Pertahanan RI Letjen TNI (Purn) Muhammad Herindra memberikan apresiasi tinggi kepada Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman atas inisiatifnya menjadi pelopor pembentukan Komponen Cadangan (Komcad) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dalam kunjungan kerjanya di Makassar, Wamenhan juga menyoroti progres infrastruktur di Sulsel yang menunjukkan kinerja nyata pemerintah daerah.
- Wamenhan RI apresiasi Gubernur Sulsel sebagai pelopor Komcad ASN
- Progres MYP infrastruktur jalan capai 60 persen
- Ruas Hertasning hingga Bili-Bili
- Update disampaikan Kamis 14/05/2026
- Langkah ini menunjukkan komitmen pembangunan SDM dan infrastruktur
“Gubernur Sulsel telah menunjukkan kepemimpinan visioner dengan menjadikan provinsi ini sebagai pelopor dalam pembentukan Komcad bagi ASN. Ini langkah strategis dalam memperkuat pertahanan negara dari tingkat daerah,” kata Wamenhan RI Letjen TNI (Purn) Muhammad Herindra, Kamis (14/05/2026).
Di sisi lain, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman turut mengupdate perkembangan Multi-Year Program (MYP) infrastruktur jalan di Sulsel. Ruas Hertasning hingga Bili-Bili dilaporkan telah mencapai 60 persen penyelesaian.
Apresiasi Wamenhan atas Inisiatif Komcad ASN
Dalam pernyataannya, Wamenhan menekankan pentingnya keterlibatan ASN dalam Komcad sebagai bagian dari sistem pertahanan semesta. Program ini memungkinkan ASN menjalani pelatihan dasar kemiliteran tanpa meninggalkan tugas pokoknya. “Sulsel menjadi role model bagi daerah lain. Kami dorong gubernur lain mengikuti jejak ini,” tambah Herindra.
Gubernur Andi Sudirman menyambut baik apresiasi tersebut dan menegaskan kesiapan pemerintah provinsi memperkuat program Komcad. “Kami telah menyusun kurikulum pelatihan yang sesuai dengan kompetensi ASN. Ke depan, target kami adalah melibatkan 1.000 ASN pada tahap pertama,” ujarnya.
Update Progres MYP Infrastruktur Jalan
Tidak hanya soal pertahanan, Gubernur juga melaporkan progres pembangunan jalan dalam skema MYP. Ruas Hertasning hingga Bili-Bili, yang merupakan jalur vital penghubung pusat kota dan kawasan timur Makassar, kini mencapai 60 persen. Proyek ini mencakup pelebaran jalan, perbaikan drainase, dan pemasangan penerangan jalan umum.
“Kami targetkan selesai pada akhir tahun ini. Keluhan masyarakat mengenai kemacetan dan genangan air di ruas ini akan teratasi,” jelas Gubernur Andi Sudirman, Kamis (14/05/2026).
Apresiasi Wamenhan dan capaian infrastruktur menjadi bukti kepemimpinan Gubernur Sulsel yang fokus pada penguatan pertahanan dan konektivitas daerah secara bersamaan. Pemerintah pusat berharap program serupa dapat direplikasi oleh provinsi lain.















