Sulseltimes.com, Jakarta, Selasa, 12/05/2026 — Minat investor dalam lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa ini menurun signifikan.
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatat total penawaran yang masuk hanya Rp 51,39 triliun, menyusut dari lelang sebelumnya yang mencapai Rp 74,95 triliun.
Realisasi penyerapan dana pun berada di bawah target indikatif Rp 36 triliun, yaitu sebesar Rp 30,3 triliun dari sembilan seri yang ditawarkan.
- Minat investor turun, penawaran Rp 51,39 triliun
- Kemenkeu serap Rp 30,3 triliun di bawah target Rp 36 triliun
- Sembilan seri SUN ditawarkan
- Lelang digelar Selasa, 12/05/2026
- Penurunan minat diduga akibat tekanan suku bunga global
Penurunan Minat dan Realisasi di Bawah Target
Dalam lelang SUN kali ini, Kementerian Keuangan menargetkan menarik dana sebesar Rp 36 triliun.
Namun, dari total penawaran Rp 51,39 triliun, pemerintah hanya memenangkan Rp 30,3 triliun.
“Total nominal yang dimenangkan dari kesembilan seri yang ditawarkan tersebut adalah Rp 30,3 triliun,” demikian bunyi pengumuman di laman DJPPR, Selasa, 12/05/2026.
Angka ini lebih rendah dari lelang sebelumnya yang menyerap Rp 40 triliun.
Faktor Penyebab dan Prospek ke Depan
Penurunan minat investor terjadi di tengah ketidakpastian suku bunga global dan tekanan inflasi di negara maju.
Meski demikian, penyerapan Rp 30,3 triliun masih menunjukkan kepercayaan terhadap instrumen SUN domestik.
DJPPR menilai likuiditas pasar masih terjaga. Ke depan, pemerintah akan terus memantau kondisi pasar dan menyesuaikan strategi penerbitan SUN sesuai kebutuhan pembiayaan APBN.
Lelang SUN edisi Selasa, 12/05/2026 mencatat penurunan minat dan realisasi di bawah target, namun tetap menjadi indikator penting bagi kesehatan fiskal Indonesia.















