Bisnis

Telkom Catat Total Shareholder Return 35,7 Persen dan Perkuat Fundamental Bisnis di 2025

Avatar of Sulsel Times
15
×

Telkom Catat Total Shareholder Return 35,7 Persen dan Perkuat Fundamental Bisnis di 2025

Sebarkan artikel ini
Telkom Catat Total Shareholder Return 35,7 Persen dan Perkuat Fundamental Bisnis di 2025
Telkom Catat Total Shareholder Return 35,7 Persen dan Perkuat Fundamental Bisnis di 2025, doc ist.
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Makassar, Selasa, 12/05/2026 — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melaporkan kinerja keuangan tahun 2025 dengan total shareholder return (TSR) sebesar 35,7 persen. Pendapatan konsolidasian segmen B2C dari Telkomsel mencapai Rp109,2 triliun, didorong kenaikan trafik data 15 persen year-on-year (YoY).

“Sepanjang 2025 Telkom berhasil menjaga kinerja stabil berkat strategi transformasi TLKM 30,” ujar Dian, Direktur Utama Telkom, Selasa, 12/05/2026.

Ringkasnya…
  • TSR 35,7% dan pendapatan Telkomsel Rp109,2 triliun
  • Kenaikan trafik data 15% YoY serta pemulihan ARPU
  • Ekspansi backbone serat optik 210.000 km dan 27 kabel laut
  • Belanja modal Rp27,5 triliun atau 18,8% dari pendapatan
  • Optimisme transformasi TLKM 30 di 2026 untuk daya saing berkelanjutan
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

B2C dan B2B Jadi Motor Pertumbuhan Telkom

Segmen B2C yang ditangani Telkomsel masih menjadi kontributor utama pendapatan perseroan. Perusahaan mencatat pendapatan konsolidasian sebesar Rp109,2 triliun dari layanan mobile dan fixed broadband.

Meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan digital berkualitas mendorong kenaikan trafik data 15 persen secara tahunan.

Average Revenue Per User (ARPU) juga bergerak ke arah pemulihan positif sejak paruh kedua 2025, sejalan dengan kompetisi industri yang lebih sehat.

Telkomsel akan terus fokus menjaga ARPU melalui penyesuaian harga yang tepat sasaran dan keunggulan kualitas jaringan guna menekan angka perpindahan pelanggan.

Di sisi lain, segmen B2B Infrastructure mencatat pendapatan Rp8,9 triliun, tumbuh 9,2 persen YoY, ditopang bisnis data center dan ekspansi fiber.

TelkomGroup mengoperasikan backbone serat optik lebih dari 210.000 km, menara telekomunikasi 40.230 unit (rasio penyewa 1,57x), serta 27 sistem kabel laut internasional melalui Telin. Bisnis data center NeutraDC mencakup dua fasilitas hyperscale di Cikarang dan Singapura, tiga enterprise data center, dan dua lokasi co-location di Singapura.

Mitratel membukukan pendapatan Rp9,5 triliun dengan net income margin 22,2 persen dan EBITDA margin 82,2 persen.

“TelkomGroup terus mempercepat pembangunan infrastruktur digital nasional untuk mendukung ketahanan digital yang inklusif,” kata Dian.

Segmen B2B ICT membukukan pendapatan Rp15,3 triliun dari konektivitas, managed solution, dan digital. Meskipun kebijakan efisiensi pemerintah berdampak pada permintaan solusi korporasi, Telkom optimistis mendorong inovasi melalui Connectivity+, Cybersecurity, Artificial Intelligence (AI), serta kemitraan strategis dengan pemain teknologi global.

Disiplin Investasi dan Prospek 2026

Realisasi belanja modal tahun 2025 sebesar Rp27,5 triliun atau 18,8 persen dari total pendapatan. Sebanyak 93 persen dialokasikan untuk perluasan infrastruktur segmen B2C, B2B Infrastructure, dan Internasional, sisanya untuk pengembangan platform digital.

Dian menutup pernyataannya dengan optimisme terhadap fase akselerasi transformasi TLKM 30 di tahun 2026.

“Dengan disiplin operasional, kami semakin yakin dapat memperkuat daya saing dan menciptakan nilai yang berkelanjutan. Ke depan, Telkom akan terus melangkah dengan arah yang lebih terstruktur untuk menghadirkan kinerja yang semakin solid,” ujarnya.

Pertumbuhan bisnis infrastruktur didorong konsistensi dalam menjaga disiplin investasi. TelkomGroup mengelola aset strategis seperti data center, menara telekomunikasi, dan kabel laut untuk memperkuat posisi sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia.

Dengan fundamental yang solid dan TSR 35,7 persen, Telkom optimistis menghadapi tantangan industri dan memberikan manfaat optimal bagi pemangku kepentingan.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *