Berita

Sulsel Pertahankan Peringkat 1 Literasi Nasional, Pemprov Perkuat Transformasi Perpustakaan di Era AI

Avatar of Sulsel Times
0
×

Sulsel Pertahankan Peringkat 1 Literasi Nasional, Pemprov Perkuat Transformasi Perpustakaan di Era AI

Sebarkan artikel ini
Sulsel Pertahankan Peringkat 1 Literasi Nasional, Pemprov Perkuat Transformasi Perpustakaan di Era AI
Sulsel Pertahankan Peringkat 1 Literasi Nasional, Pemprov Perkuat Transformasi Perpustakaan di Era AI
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Makassar, Sabtu, Mei 23, 2026 — Sulawesi Selatan kembali menempati peringkat pertama nasional dalam indeks literasi. Pemerintah Provinsi memperkuat transformasi perpustakaan berbasis teknologi kecerdasan buatan untuk menghadapi era digital.

Ringkasnya…
  • Sulsel kembali peringkat pertama literasi nasional
  • Skor literasi mencapai angka tertinggi secara nasional
  • Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
  • Diumumkan di Makassar, Sabtu, Mei 23, 2026
  • Transformasi perpustakaan berbasis AI untuk mempertahankan posisi
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Sulsel Kembali Puncaki Indeks Literasi Nasional

Provinsi Sulawesi Selatan berhasil mempertahankan peringkat teratas dalam pemeringkatan literasi nasional edisi terbaru.
Capaian ini diumumkan langsung oleh Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Sabtu, Mei 23, 2026.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel, Drs. H. Muhammad Jufri, M.Si., menyampaikan bahwa skor indeks literasi Sulsel mencatatkan angka tertinggi dibanding provinsi lain.
Skor tersebut mengukur tingkat kegemaran membaca, akses bahan bacaan, dan pemanfaatan perpustakaan digital.

“Kami bersyukur Sulsel kembali menjadi yang terbaik. Ini hasil kolaborasi semua pihak, mulai dari perpustakaan desa hingga perguruan tinggi,” kata Jufri, Sabtu, Mei 23, 2026.

Faktor Pendorong Prestasi Literasi

Sejumlah faktor menjadi kunci keberhasilan ini. Transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial yang telah berjalan sejak lima tahun terakhir memperluas akses masyarakat. Selain itu, integrasi teknologi digital di lebih dari 3.000 perpustakaan se-Sulsel turut mendongkrak minat baca.

Pemprov juga gencar menggelar pelatihan literasi informasi dan menyediakan akses gratis ke platform bacaan elektronik.

Program mobil perpustakaan keliling menjangkau daerah terpencil.

“Kami tidak hanya mengukur jumlah pengunjung, tetapi juga seberapa dalam masyarakat memahami dan memanfaatkan informasi,” ujar Jufri.

Transformasi Perpustakaan di Era Kecerdasan Buatan

Menghadapi era kecerdasan buatan, Pemprov Sulsel menyiapkan strategi baru.

Transformasi perpustakaan akan diarahkan pada pengembangan sistem rekomendasi bacaan berbasis AI, analitik data minat baca, dan layanan chatbot literasi.

Langkah ini bertujuan mempertahankan posisi puncak sekaligus meningkatkan kualitas layanan perpustakaan.

Anggaran khusus disiapkan untuk pelatihan pustakawan dan pengadaan infrastruktur digital.

“Kami ingin perpustakaan bukan sekadar tempat membaca, tetapi pusat pembelajaran yang cerdas,” kata Jufri, Sabtu, Mei 23, 2026.

Pemprov juga akan memperluas kerja sama dengan pengembang teknologi edukasi. Ke depan, setiap perpustakaan di Sulsel ditargetkan mampu menyediakan konten lokal berbasis data untuk belajar mandiri.

Dengan pencapaian ini, Sulsel diharapkan bisa menjadi model nasional dalam pengembangan literasi berbasis teknologi.

Pemerintah pusat dijadwalkan melakukan kunjungan untuk melihat langsung praktik baik di Sulsel pada bulan depan.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *