Sulseltimes.com — Wear OS 7 merupakan penerus Wear OS 6 yang dibangun dengan basis Android 17. Google menyebut optimasi sistem menjadi kunci utama peningkatan efisiensi daya pada perangkat wearable terbaru ini.
- Google luncurkan Wear OS 7 di Google I/O 2026
- Baterai 10 persen lebih awet dari Wear OS 6
- Google, melalui ajang Google I/O
- Sabtu, Mei 23, 2026, Makassar
- Smartwatch pengguna Wear OS akan lebih tahan lama dengan fitur baru
Google resmi memperkenalkan Wear OS 7, sistem operasi terbaru untuk smartwatch, pada gelaran Google I/O 2026. Sistem operasi ini diklaim mampu meningkatkan daya tahan baterai hingga 10 persen dibandingkan generasi sebelumnya.
Fakta Utama Wear OS 7
Wear OS 7 menghadirkan sejumlah fitur baru yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Salah satu fitur utama adalah Widgets, yang memungkinkan pengguna menampilkan informasi dan pintasan aplikasi langsung di layar jam tangan.
Widget di Wear OS 7 hadir dalam tata letak 2×1 dan 2×2, mirip seperti widget di ponsel Android. Google mengatakan widget ini lebih fleksibel dan dinamis dibandingkan versi sebelumnya.
Fitur lain yang diperkenalkan adalah Live Updates. Fitur ini memungkinkan aplikasi menampilkan informasi real-time secara sekilas di smartwatch. Ada juga Wear Workout Tracker yang memberikan pengalaman pelacakan olahraga yang lebih standar dan konsisten di berbagai aplikasi kebugaran.
Di sektor kontrol media, Google meningkatkan pengaturan sistem dengan fitur kontrol media terpisah dan Remote Output Switcher. Fitur ini memudahkan pengguna untuk memindahkan output audio antar perangkat.
Pembaruan lainnya mencakup dukungan Watch Face Format v5. Format ini memungkinkan pengembang menciptakan tampilan jam dengan personalisasi lebih lanjut.
Google juga mengumumkan bahwa Wear OS 7 akan dibekali dengan fitur kecerdasan buatan Gemini. Namun, fitur tersebut belum tersedia saat peluncuran awal dan diperkirakan akan diintegrasikan ke beberapa model smartwatch tertentu pada akhir tahun ini.
Integrasi Gemini disebut bakal menghadirkan pengalaman AI yang lebih canggih di perangkat wearable. Untuk mendukung hal tersebut, Google memperkenalkan App Functions API yang memungkinkan aplikasi terhubung dengan asisten AI seperti Gemini.
Google juga memastikan fitur otomatisasi tugas akan hadir di smartwatch berbasis Wear OS 7. Sebagai contoh, pengguna nantinya dapat menggunakan perintah suara untuk memesan makanan lewat aplikasi.
Saat ini, Wear OS 7 sudah bisa dijajal oleh para pengembang melalui Wear OS 7 Canary Emulator. Versi final Wear OS 7 dijadwalkan meluncur resmi kepada seluruh pengguna sekitar akhir tahun 2026.
Wear OS 7 membawa optimasi baterai yang signifikan dan fitur-fitur baru yang memperkaya pengalaman pengguna smartwatch. Kehadiran Gemini AI di masa depan akan semakin memperkuat posisi Wear OS di pasar perangkat wearable.















