AITeknologi

Google Resmi Rilis Gemini 3.5 Flash, Efisiensi Biaya AI Skala Besar

Avatar of Sulsel Times
1
×

Google Resmi Rilis Gemini 3.5 Flash, Efisiensi Biaya AI Skala Besar

Sebarkan artikel ini
Google Resmi Rilis Gemini 3.5 Flash, Efisiensi Biaya AI Skala Besar
Google Resmi Rilis Gemini 3.5 Flash, Efisiensi Biaya AI Skala Besar.
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Makassar, Rabu, Mei 20, 2026 — Google resmi meluncurkan model kecerdasan buatan (AI) terbaru bernama Gemini 3.5 Flash dalam ajang Google I/O 2026.

Ringkasnya…
  • Model AI hemat biaya untuk operasi skala besar
  • Hemat lebih dari 1 miliar dollar AS per tahun untuk pengguna satu triliun token
  • CEO Google Sundar Pichai perkenalkan di Google I/O 2026
  • Rabu, Mei 20, 2026
  • Cocok untuk agentic AI, coding, dan analisis multimodal
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Model ini diklaim mampu memberikan performa tinggi setara AI kelas atas dengan biaya operasional dan waktu proses yang lebih efisien.

CEO Google Sundar Pichai menyebut Gemini 3.5 Flash dapat membantu perusahaan menekan pengeluaran token AI, terutama bagi pengguna skala besar yang memproses hingga satu triliun token per hari.

Dalam acara pengembang Google I/O 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Sundar Pichai menjelaskan bahwa Gemini 3.5 Flash dirancang untuk menjawab kebutuhan perusahaan yang mulai menghabiskan anggaran token AI tahunan.

Token merupakan unit dasar data yang diproses AI, seperti potongan kata atau angka.

Semakin panjang percakapan atau dokumen, semakin besar token yang digunakan, sehingga biaya pun meningkat.

Menurut Pichai, perusahaan yang memproses sekitar satu triliun token AI per hari di Google Cloud bisa menghemat lebih dari 1 miliar dollar AS (sekitar Rp17,7 triliun) per tahun jika memindahkan sebagian besar beban kerja ke Gemini 3.5 Flash.

“Gemini 3.5 Flash hadir di tengah banyaknya CIO perusahaan mulai menghabiskan anggaran token AI tahunan mereka, padahal sekarang baru Mei (awal tahun),” ujar Pichai kepada VentureBeat, Rabu, Mei 20, 2026.

Performa Unggul dan Ketersediaan

Gemini 3.5 Flash dirancang untuk kebutuhan “agentic AI”, yaitu AI yang mampu bekerja mandiri menjalankan tugas bertahap seperti coding, penggunaan tools, hingga pengambilan keputusan otomatis.

Model ini juga multimodal, bisa memproses teks, gambar, video, audio, dan PDF. Dalam pengujian internal, Gemini 3.5 Flash mencatat skor 76,2 persen di Terminal-bench 2.1 (coding agentic), lebih tinggi dari Gemini 3 Flash, Gemini 3.1 Pro, dan Claude Opus 4.7.

Untuk workflow multitahap di MCP Atlas, skornya 83,6 persen, mengungguli GPT 5.5 milik OpenAI yang hanya 75,3 persen.

Di benchmark CharXiv Reasoning (analisis grafik kompleks) memperoleh 84,2 persen, dan Finance Agent v2 (analisis finansial) meraih 57,9 persen.

Pichai menambahkan, “Gemini 3.5 Flash lebih baik dibanding 3.1 Pro, dengan performa mendekati model AI frontier lain, tetapi empat kali lebih cepat dan biayanya hanya sekitar sepertiga hingga setengahnya.”

Saat ini Gemini 3.5 Flash masih berstatus preview, mendukung konteks input hingga 1 juta token dan output maksimal 64.000 token.

Model ini tersedia di aplikasi Gemini, Gemini API, Google AI Studio, Google Antigravity, Android Studio, dan platform Gemini Enterprise.

Selain Gemini 3.5 Flash, Google juga memperkenalkan Gemini Omni untuk pembuatan video AI dan Gemini Spark, asisten AI pribadi berbasis cloud 24 jam.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *