Sulseltimes.com, Jakarta, Jumat, 21/08/2026 — Pemerintah akan menggelar lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pekan depan dengan target penggalangan dana Rp10 triliun.
- Pemerintah lelang SBSN pekan depan
- Target dana Rp10 triliun
- Delapan seri SPN-S dan PBS
- Lelang dibuka Rabu 26 Agustus
- Setelmen Jumat T+2
Berdasarkan pengumuman Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan Anggaran (DJPPR) Kementerian Keuangan, Jumat, 21/08/2026, lelang akan menawarkan delapan seri SBSN. Komposisinya terdiri dari tiga seri Surat Perbendaharaan Negara Syariah (SPN-S) dan lima seri Project Based Sukuk (PBS).
Alokasi pembelian non-kompetitif ditetapkan maksimal 99 persen dari jumlah yang dimenangkan untuk seri SPN-S. Bagi seri PBS, batasnya maksimal 30 persen. Jumlah maksimal yang dapat dimenangkan peserta mencapai 200 persen dari target indikatif.
Rincian Seri yang Dilelang
Seri SPN-S menggunakan underlying asset Barang Milik Negara (BMN) yang telah mendapat persetujuan DPR RI dengan akad Ijarah Sale and Lease Back. Imbalan berbentuk diskonto. Adapun seri PBS menggunakan proyek atau kegiatan APBN 2026 serta sebagian BMN sebagai underlying asset dengan akad Ijarah Asset to be Leased.
Berikut daftar delapan seri yang ditawarkan:
- SPNS12102026 (reopening) — jatuh tempo [tanggal], imbalan diskonto.
- SPNS01032027 (reopening) — jatuh tempo [tanggal], imbalan diskonto.
- SPNS25052027 (new issuance) — jatuh tempo [tanggal], imbalan diskonto.
- PBS030 (reopening) — jatuh tempo [tanggal], tingkat imbalan 5,87500%.
- PBS040 (reopening) — jatuh tempo [tanggal], tingkat imbalan 5,00000%.
- PBS034 (reopening) — jatuh tempo [tanggal], tingkat imbalan 6,50000%.
- PBS005 (reopening) — jatuh tempo [tanggal], tingkat imbalan 6,75000%.
- PBS038 (reopening) — jatuh tempo [tanggal], tingkat imbalan 6,87500%.
Mekanisme dan Jadwal Lelang
Lelang dilaksanakan melalui sistem Bank Indonesia selaku Agen Lelang SBSN. Metode yang digunakan adalah lelang terbuka (open auction) dengan harga beragam (multiple price).
Proses lelang dibuka pada Rabu, 26 Agustus dan ditutup pada hari yang sama. Hasil lelang diumumkan pada hari tersebut. Tanggal setelmen ditetapkan pada Jumat atau T+2.
Penerbitan SBSN kali ini menjadi salah satu instrumen pengelolaan kas negara untuk mendukung pembiayaan APBN 2026.















