Sulseltimes.com, Jakarta, Kamis, 20/08/2026 — Laba bersih PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) operator Cinema XXI turun 40 persen menjadi Rp173,05 miliar pada semester I-2026 dibanding periode sama tahun lalu.
- Laba bersih turun 40% ke Rp173,05 miliar
- Pendapatan total turun 8,59% ke Rp2,63 triliun
- Pendapatan tiket dan F&B menyusut
- Pendapatan iklan melonjak signifikan
- Total aset turun ke Rp6,21 triliun
Penurunan didorong oleh lesunya pendapatan tiket bioskop dan makanan minuman meski pendapatan iklan tumbuh tajam.
Berdasarkan laporan keuangan semester I-2026, pendapatan total perseroan mencapai Rp2,63 triliun, turun 8,59 persen dari Rp2,88 triliun pada semester I-2025.
Pendapatan Tiket dan F&B Menyusut
Pendapatan tiket turun menjadi Rp1,58 triliun dari Rp1,80 triliun tahun lalu.
Pendapatan makanan dan minuman menyusut ke Rp886,34 miliar dari Rp968,02 miliar.
Di sisi lain, pendapatan iklan melonjak jadi Rp96,91 miliar dari Rp30,98 miliar.
Pendapatan digital platform turun ke Rp57,29 miliar dari Rp69,24 miliar.
Beban Operasional Turun, Laba Usaha Tertekan
Beban dan biaya operasi turun ke Rp2,33 triliun dari Rp2,44 triliun.
Beban penayangan film turun ke Rp792,36 miliar, beban makanan dan minuman ke Rp237,54 miliar.
Laba usaha turun jadi Rp307,58 miliar dari Rp439,90 miliar.
Beban keuangan bersih naik ke Rp52,99 miliar dari Rp31,96 miliar.
Laba sebelum pajak turun ke Rp254,59 miliar. Setelah dikurangi pajak Rp53,59 miliar, laba bersih konsolidasi Rp200,99 miliar. Laba atas pemilik entitas induk Rp173,05 miliar, turun dari Rp288,55 miliar.
Posisi Aset Menyusut
Total aset per akhir semester I-2026 mencapai Rp6,21 triliun, turun dari Rp6,76 triliun pada akhir 2025.
Penurunan aset seiring koreksi kinerja operasional semester pertama.















