Bisnis

IHSG Ditutup Melemah 1,29% ke Level 5.032

Avatar of Sulsel Times
0
×

IHSG Ditutup Melemah 1,29% ke Level 5.032

Sebarkan artikel ini
IHSG Ditutup Melemah 1,29% ke Level 5.032
IHSG Ditutup Melemah 1,29% ke Level 5.032
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Jakarta, Jumat, 30/10/2026 — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,29% ke level 5.032,44 pada sesi I hari ini.

Ringkasnya…
  • IHSG ditutup melemah 1,29% ke level 5.032,44
  • Turun 65,62 poin dari penutupan sebelumnya
  • Pembukaan di 5.066,94, mencapai tertinggi 5.116,01
  • Tekanan jual mendominasi hingga titik terendah 4.979,34
  • Volume transaksi mencapai 242,53 juta lot dengan nilai Rp5,6 triliun
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

IHSG turun 65,62 poin dari penutupan sebelumnya, membuka di level 5.066,94 dan sempat mencapai tertinggi harian di 5.116,01 pada awal perdagangan.

Scroll Kebawah
Advertisement

Namun, penguatan tidak bertahan lama karena tekanan jual segera mendominasi pasar.

Indeks merosot hingga menyentuh titik terendah harian di 4.979,34, di bawah level psikologis 5.000.

Rentang pergerakan dari tertinggi ke terendah mencapai sekitar 136 poin.

Memasuki sesi berikutnya, indeks mulai bangkit secara bertahap dan bergerak dalam kisaran 5.000 hingga 5.030.

Menjelang akhir sesi, IHSG berhasil naik ke area 5.032, sekitar 53 poin di atas titik terendahnya.

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi tercatat sebesar 242,53 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp5.603,47 miliar atau sekitar Rp5,6 triliun.

Sentimen Pasar Hari Ini

Berikut beberapa faktor yang memengaruhi pergerakan pasar hari ini:

1. BI Tak Otomatis Ikuti The Fed, Destry Siapkan Jurus Jaga Rupiah. Bank Indonesia (BI) menegaskan keputusan suku bunga acuan BI Rate pada November 2026 akan bergantung pada perkembangan ekonomi domestik dan global, bukan otomatis mengikuti langkah The Federal Reserve (The Fed). Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan, bank sentral memiliki beragam instrumen untuk merespons tekanan ekonomi, termasuk pelemahan rupiah yang sempat menembus Rp18.100/US$.

2. BEI Coret 5 Saham dari Daftar Short Selling, Ada BBCA-BUMI. Bursa Efek Indonesia (BEI) mengeluarkan lima saham dari daftar efek short selling untuk November 2026. Daftar tersebut mencakup saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT Bumi Resources Tbk. (BUMI), PT Astra International Tbk. (ASII), PT Barito Pacific Tbk. (BRPT), dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF).

3. Inflasi PCE AS Menanjak. Indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) Amerika Serikat naik 0,5% secara bulanan pada September 2026, menjadi kenaikan tertinggi dalam enam bulan terakhir. PCE inti naik 0,3%, juga kenaikan tertinggi dalam empat bulan terakhir.

4. Bank Sentral Eropa Tahan Suku Bunga. ECB mempertahankan suku bunga operasi pembiayaan utama di level 2,65% dan suku bunga fasilitas simpanan sebesar 2,5%, sesuai dengan ekspektasi pasar.

5. Ekonomi AS Melesat. PDB Amerika Serikat tumbuh 3,4% pada kuartal III-2026, melampaui ekspektasi pasar sebesar 3,2%. Kontributor terbesar pertumbuhan berasal dari investasi domestik swasta yang melonjak 19,4%.

6. Keputusan Suku Bunga BOJ Oktober 2026. Pasar akan mencermati keputusan bank sentral Jepang yang dijadwalkan diumumkan hari ini, dengan konsensus memperkirakan suku bunga tetap di 1,25%.

7. Pertumbuhan Ekonomi Zona Euro dan Tingkat Pengangguran. Estimasi awal PDB zona euro diperkirakan tumbuh 0,2% secara kuartalan, melambat dari 0,6% pada kuartal sebelumnya. Tingkat pengangguran zona euro diperkirakan bertahan di 6,4%.

Kesimpulan

IHSG menutup melemah 1,29% ke level 5.032,44 dengan tekanan jual yang mendominasi sepanjang sesi perdagangan.

Pasar menantikan keputusan moneter dari beberapa bank sentral termasuk The Fed, ECB, dan BOJ untuk menilai arah pasar ke depan.

Volume perdagangan mencapai 242,53 juta lot dengan nilai transaksi Rp5,6 triliun.

Investor diharapkan mendalami faktor-faktor global dan domestik sebelum mengambil keputusan investasi.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *