Sulseltimes.com, Jakarta, Rabu, 07/10/2026 — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Rabu di level 6.146,72, turun 46,20 poin atau 0,75% dibandingkan pintu buka.
- IHSG menutup di level 6.146 dengan penurunan 0,75%; 390 saham melemah; 390 saham tak bergerak; 280 saham menguat
Indeks ini dibuka di level 6.210,42 dan sempat mencapai puncak 6.214,76 semalam sebelum tekanan jual memuntahkan indeks ke kisaran 6.170-an di pertengahan sesi. Setelah rebound sementara ke area 6.200 awal trading, indeks kembali tertekan dan menempuh rentang sempit sekitar 6.140 hingga 6.160 sebelum penutupan.
Penurunan ini dipicu oleh pelemahan sektor energi yang turun 2,6%, diikuti oleh sektor infrastruktur dengan penurunan 1,8% dan sektor material dasar yang turun 0,8% menurut data Refinitiv.
Saham-saham yang memengaruhi indeks antara lain PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).
Sementara itu, saham-saham yang mendukung koreksi termasuk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA), PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).
Volume perdagangan menunjukkan aktivitas tinggi dengan total 366,37 juta lot交易 nilai transaksi mencapai Rp8.650,59 miliar atau sekitar Rp8,65 triliun. Sentimen pasar diharapkan dipengaruhi oleh perkembangan sektor eksternal serta keputusan kebijakan moneter global.
Lihat juga: IHSG Happy Weekend, Menguat 0,46% ke Level 6.036.















