Sulseltimes.com, Jakarta, Senin, 31/08/2026 — IHSG mengakhiri perdagangan naik 0,11% ke level 6.525,48 didorong saham besar sektor keuangan di tengah volatilitas menjelang rebalancing MSCI.
- IHSG ditutup naik 0,11% ke 6.525,48
- Volume transaksi Rp24,72 triliun
- BBRI penopang terbesar kontribusi 9,32 poin
- Perdagangan Senin, 31/08/2026 di BEI
- Investor asing net buy Rp183,56 miliar sesi 1
Berdasarkan data perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 7,36 poin. Indeks sempat tertekan ke level terendah 6.476,18 sebelum berbalik menguat hingga level tertinggi 6.528,10.
Penguatan terjadi di tengah tingginya volatilitas pasar. Pergerakan dibayangi aksi penyesuaian portofolio menjelang efektifnya rebalancing MSCI.
Saham Penggerak dan Penopang Indeks
Sektor keuangan menjadi penopang utama penguatan indeks. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menyumbang kontribusi terbesar sebesar 9,32 poin.
Saham besar lain yang turut memberikan kontribusi positif antara lain PT Alami Resources Indonesia Tbk (ADRO) 3,24 poin, PT Merdeka Gold Resources Tbk (BRMS) 2,97 poin, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) 2,81 poin, dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) 2,20 poin.
Sektoral, industri mencatat kenaikan 0,50%. Konsumer non-primer naik 0,42%, sedangkan konsumer primer naik 0,22%.
Sektor dan Saham Penekan
Sektor kesehatan menjadi penurun terdalam dengan koreksi 2,35%. Utilitas turun 0,88%, teknologi 0,67%, energi 0,27%, dan properti 0,20%.
Tekanan indeks terutama datang dari PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang mengurangi 8,67 poin. Diikuti PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) 3,59 poin, PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) 3,52 poin, dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII) 3,41 poin.
Aktivitas Perdagangan dan Arus Asing
Total volume transaksi mencapai 48,93 miliar saham dengan nilai Rp24,72 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat 2,37 juta kali.
Sebanyak 413 saham menguat, 245 saham melemah, dan 305 saham stagnan.
Pada sesi pertama, investor asing mencatat net buy Rp183,56 miliar. Nilai pembelian mencapai Rp2,95 triliun terhadap penjualan Rp2,77 triliun. BBRI menjadi saham paling diminati asing dengan net buy Rp163,98 miliar.













