Sulseltimes.com, Jakarta, Selasa, 13/10/2026 — Indeks Harga Saham Gabungan ditutup turun 2,59 persen atau 157,61 poin ke level 5.936,15 pada perdagangan Senin, 12 Oktober 2026.
- IHSG ditutup turun 2,59 persen ke 5.936,15
- Sebanyak 602 saham melemah, 114 menguat, dan 77 stagnan
- Nilai transaksi mencapai sekitar Rp13,74 triliun
- Investor asing mencatat pembelian bersih sekitar Rp142,75 miliar
- BMRI mencatat penjualan bersih asing terbesar sekitar Rp78,66 miliar
Angka 5.975,78 yang sebelumnya dicantumkan merupakan posisi indeks pada sesi perdagangan, bukan level penutupan.
Data perdagangan menunjukkan 602 saham melemah, 114 saham menguat, dan 77 saham tidak berubah. Nilai transaksi mencapai sekitar Rp13,74 triliun dalam kurang lebih 1,88 juta transaksi.
Meski indeks terkoreksi, investor asing membukukan pembelian bersih sekitar Rp142,75 miliar di seluruh pasar.
Saham dengan penjualan bersih asing terbesar
Di tingkat saham, Bank Mandiri (BMRI) mencatat penjualan bersih asing terbesar sekitar Rp78,66 miliar.
Posisi berikutnya ditempati Bank Central Asia (BBCA) sekitar Rp55,95 miliar dan Bumi Resources (BUMI) sekitar Rp52,49 miliar.
Aneka Tambang (ANTM), Darma Henwa (DEWA), Indosat (ISAT), Dian Swastatika Sentosa (DSSA), Telkom Indonesia (TLKM), XLSMART Telecom Sejahtera (EXCL), dan Bank Danamon Indonesia (BDMN) juga masuk daftar saham yang dilepas bersih investor asing.
Koreksi terjadi di seluruh sektor dan menekan IHSG ke bawah level 6.000. Pergerakan satu hari tidak dapat dijadikan satu-satunya dasar untuk mengambil keputusan investasi.














