Sulseltimes.com, Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026 — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,40 persen ke level 6.060, sementara rupiah melemah dan harga komoditas bergerak bervariasi.
- IHSG dibuka menguat 0,40 persen ke level 6.060
- Rupiah melemah 0,29 persen ke Rp17.920 per dolar AS
- Harga minyak turun setelah G7 melepas 100 juta barel cadangan
- Harga batu bara menguat dan diproyeksikan dapat menembus US$200 per ton
- Pergerakan pasar dibahas dalam program Profit CNBC Indonesia
IHSG bergerak di zona hijau pada awal perdagangan Senin.
Pada saat yang sama, rupiah melemah 0,29 persen ke level Rp17.920 per dolar Amerika Serikat.
Komoditas bergerak berlawanan
Harga minyak turun setelah negara-negara G7 menyepakati pelepasan 100 juta barel minyak mentah dan produk minyak dari cadangan darurat.
Harga batu bara bergerak menguat. Dalam pembahasan pasar, komoditas tersebut diproyeksikan berpeluang menembus US$200 per ton.
Angka US$200 merupakan proyeksi, bukan harga yang telah tercapai.
Dinamika pasar itu disampaikan dalam program Profit CNBC Indonesia pada Senin, 5 Oktober 2026.












