Sulseltimes.com, Jakarta, Kamis, 06/08/2026 — Kelompok Usaha Bersama (KUB) Bank Jawa Timur menargetkan pertumbuhan kredit berkualitas dan transaksi digital melalui tiga fokus strategi utama sepanjang 2023.
- KUB Bank Jatim genjot kredit dan digitalisasi
- Tiga fokus strategi: low cost funding, kredit berkualitas, digital banking
- Anggota KUB: Bank NTB Syariah, Banten, Lampung, Sultra, NTT
- Regional Bank Summit 2026, Jakarta
- Perkuat daya saing BPD di ekonomi nasional
Kebijakan tersebut diungkapkan dalam Regional Bank Summit 2026 yang mengusung tema Transformasi Strategis BPD dalam Mendorong Pembangunan Nasional. Forum ini mempertemukan regulator, pimpinan Bank Pembangunan Daerah (BPD), dan pemangku kepentingan untuk membahas transformasi kelembagaan BPD.
Direktur Utama Bank Jakarta serta Ketua Umum ASBANDA, Agus Haryoto Widodo, menilai sinergi BPD melalui pembentukan KUB menjadi langkah memperkuat permodalan, struktur, dan daya saing. Menurutnya, KUB BPD terus memperkuat fundamental utama yakni keuangan, risiko, operasional, teknologi, dan SDM agar sinergi dapat berjalan selaras, kata Agus Haryoto Widodo, Rabu, 05/08/2026.
Tiga Pilar Strategi KUB Bank Jatim
Grup KUB Bank Jatim beranggotakan Bank NTB Syariah, Bank Banten, Bank Lampung, Bank Sulawesi Tenggara (Sultra), dan Bank Nusa Tenggara Timur (NTT). Kelompok ini menargetkan pertumbuhan selaras setiap anggota yang tercermin dari pertumbuhan kredit yang didorong low cost funding dan teknologi.
Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM), Winardi Legowo, menjelaskan tiga fokus strategi utama yang menjadi landasan kerja grup tersebut.
Pencapaian Low Cost Funding
Fokus pertama adalah peningkatan low cost funding. Upaya ini bertujuan menurunkan biaya dana guna mendukung margin keuntungan dan kelancaran penyaluran kredit.
Peningkatan Kredit Berkualitas
Fokus kedua mengarah pada pertumbuhan kredit berkualitas. Penyaluran dana diprioritaskan ke segmen produktif dengan prinsip prudensial untuk meminimalkan risiko kredit macet.
Peningkatan Transaksi Digital Banking
Fokus ketiga adalah peningkatan transaksi digital banking. Program ini disertai penguatan sistem, tata kelola, dan SDM guna mendukung efisiensi operasional dan jangkauan layanan ke nasabah.
Ketiga strategi tersebut diharapkan mampu memperkuat fundamental setiap bank anggota KUB. Sinergi ini diproyeksikan mendorong peran BPD dalam perekonomian daerah dan nasional.







