Sulseltimes.com, Takalar, Jumat, 17/07/2026 — Seorang pelajar SMA di Takalar menjadi korban penganiayaan dengan anak panah busur yang menancap di paha kanannya saat dalam perjalanan pulang sekolah. Insiden ini diduga dilakukan oleh anggota geng motor yang melintas di Jalan Sonrong, Kelurahan Sompu Raya, Kecamatan Pattallassang.
- Korban adalah RUI (15) warga Kalampa
- Anak panah busur tertancap di paha kanan
- Ipda Mohammad Rasyidi, Pamapta 1 SPKT Polres Takalar
- Jumat 17/07/2026 di Jalan Sonrong, Takalar
- Korban dirawat di RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle, polisi buru pelaku
Kronologi Kejadian
Korban baru saja keluar dari lingkungan sekolah dan dalam perjalanan menuju rumahnya. Tiba-tiba ia berpapasan dengan sekelompok pemuda yang berkendara secara ugal-ugalan.
Pelaku berjumlah sekitar 10 orang menggunakan beberapa sepeda motor. Tanpa alasan yang jelas, salah satu anggota geng motor melepaskan anak panah dari ketapelnya saat berpapasan dengan korban.
Anak panah tersebut langsung mengenai paha kanan korban. Setelah kejadian, kelompok geng motor langsung melarikan diri.
Pernyataan Polisi
Pamapta 1 SPKT Polres Takalar, Ipda Mohammad Rasyidi, membenarkan adanya laporan tersebut. “Setelah kami menerima laporan bahwa telah terjadi tindak pidana penganiayaan, adanya korban kena mata busur sementara pulang sekolah menuju ke rumahnya. Namun di tengah perjalanan, korban bertemu dan berpapasan dengan sekelompok orang menggunakan kendaraan bermotor roda dua,” ungkap Ipda Mohammad Rasyidi, Jumat, 17/07/2026.
“Ada sekitar 10 orang dan semuanya pakai motor berpapasan dengan korban, serta tiba-tiba sekelompok geng motor melepaskan anak panah langsung mengenai paha korban,” pungkasnya.
Penanganan Medis
Korban yang kesakitan langsung dievakuasi warga dan kerabat ke rumah sakit terdekat. Saat ini RUI menjalani perawatan intensif di Unit Gawat Darurat RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle Takalar.
Tim dokter masih menunggu tindakan operasi untuk mencabut mata busur yang tertancap di paha korban.
Upaya Pengejaran Pelaku
Pihak kepolisian memastikan tidak akan tinggal diam. Satuan Reskrim Polres Takalar telah berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Pattallassang untuk memburu komplotan geng motor tersebut.















