Viral

Korupsi Emas 375 Kg, Ini Profil dan Kekayaan Eks Wamen Irak Adnan Al Jumaili

Avatar of Sulsel Times
0
×

Korupsi Emas 375 Kg, Ini Profil dan Kekayaan Eks Wamen Irak Adnan Al Jumaili

Sebarkan artikel ini
Korupsi Emas 375 Kg, Ini Profil dan Kekayaan Eks Wamen Irak Adnan Al Jumaili
Korupsi Emas 375 Kg, Ini Profil dan Kekayaan Eks Wamen Irak Adnan Al Jumaili
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Baghdad, Rabu, 15/07/2026 — Otoritas peradilan Irak menyita 375 kilogram emas dari mantan Wakil Menteri Perminyakan bidang Pengolahan, Adnan Al Jumaili, dalam kasus dugaan korupsi besar.

Ringkasnya…
  • 375 kg emas disita
  • 17 kg tambahan dari penyelidikan lain
  • Adnan Al Jumaili, mantan Wamen Perminyakan
  • Dewan Kehakiman Tertinggi Irak, Baghdad, Rabu 15 Juli 2026
  • Kasus korupsi minyak bumi, dugaan penggelapan dana kilang
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Profil Adnan Al Jumaili, Eks Wakil Menteri Perminyakan Irak

Adnan Al Jumaili pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Perminyakan Irak bidang Pengolahan.

Scroll Kebawah
Advertisement

Menteri Komunikasi Irak Mustafa Sanad menyebut Al Jumaili sebagai “paus” di Kementerian Perminyakan.

Sanad menuduh Al Jumaili menggelapkan dana dari sejumlah kilang minyak, termasuk Beiji, Doura, Maysan, dan Shuaiba.

Kronologi Penyitaan Emas dan Uang Tunai

Hakim Dhia Jafar dari Pengadilan Pidana Antikorupsi Pusat mengumumkan bahwa 358 kg emas diamankan dalam operasi bersama otoritas Kurdistan.

Operasi itu diawasi langsung oleh Ketua Dewan Kehakiman Tertinggi Faiq Zidan.

Sebanyak 17 kg emas tambahan disita dalam penyelidikan terpisah pada hari yang sama, menurut keterangan Hakim Dhia Jafar, Rabu, 15/07/2026.

Rincian operasi tidak diungkapkan ke publik.

Total Kekayaan yang Disita

Selain emas, otoritas Irak juga menyita sekitar USD20 juta dalam bentuk tunai.

Sebanyak 5 kilogram emas ditemukan disembunyikan di dalam botol air plastik selama penyelidikan.

Seorang hakim investigasi di Pengadilan Kriminal Pusat untuk Pemberantasan Korupsi memerintahkan penyitaan tambahan 25 miliar dinar Irak atau setara USD19 juta dan 1 juta dolar AS tunai.

Perhiasan emas seberat sekitar 5 kilogram juga disita sebagai bagian dari kasus yang menjerat Al Jumaili dan tersangka lain.

Jaringan dan Dampak Kasus

Menteri Komunikasi Mustafa Sanad menuduh Al Jumaili memiliki koneksi luas dan membangun jaringan patronase untuk melayani sejumlah politisi senior dan partai politik.

Sanad menyebut Al Jumaili tidak sendirian dalam kasus ini, namun jumlah kekayaan pribadi mantan wamen itu belum diumumkan secara resmi.

Kasus ini menjadi salah satu skandal korupsi terbesar di Irak yang melibatkan sektor minyak bumi.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *