Berita

144 Program, 7 Negara, 257 Panelis: Wali Kota Makassar Buka MIWF 2026

Avatar of Sulsel Times
0
×

144 Program, 7 Negara, 257 Panelis: Wali Kota Makassar Buka MIWF 2026

Sebarkan artikel ini
144 Program 7 Negara 257 Panelis Wali Kota Makassar Buka MIWF 2026
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Makassar, Selasa, 12/05/2026 — Pemerintah Kota Makassar untuk pertama kalinya turun langsung sebagai mitra penyelenggara Makassar International Writers Festival (MIWF) 2026.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dijadwalkan membuka festival sastra internasional tersebut di Benteng Rotterdam pada 14 Mei 2026.

Ajang ini berlangsung selama empat hari, menampilkan 144 program yang melibatkan partisipasi dari tujuh negara, 257 panelis, dan 135 mitra kolaborator.

Ringkasnya…
  • Wali Kota Makassar buka MIWF 2026
  • Pemkot Makassar pertama kali terlibat langsung
  • 144 program, 7 negara, 257 panelis
  • Festival digelar 14-17 Mei 2026 di Benteng Rotterdam
  • MIWF 2026 usung konsep rendah karbon dan libatkan SKPD
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Kolaborasi Pemerintah dan MIWF Perkuat Ekosistem Kreatif

Keterlibatan Pemkot Makassar dalam MIWF 2026 menjadi langkah strategis untuk mendorong kreativitas anak muda dan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di kota.

“Kami bekerja sama dengan tiga kementerian dan berharap pada pembukaannya bapak nanti hadir membuka langsung kegiatan,” kata Aan Mansyur, Direktur MIWF, Selasa, 12/05/2026.

Festival ini juga menggandeng Makassar Creative Hub (MCH) untuk menjalankan sejumlah program.

Sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dilibatkan, antara lain Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan, dan Dinas Lingkungan Hidup.

Pelibatan lintas dinas ini selaras dengan konsep rendah karbon yang diusung MIWF tahun ini.

“Festival kami mengusung kegiatan rendah karbon sehingga membutuhkan kolaborasi dengan dinas-dinas terkait,” jelas Aan.

Dampak Jangka Panjang dan Partisipasi Pelajar

Wali Kota Munafri Arifuddin menegaskan bahwa dukungan Pemkot bukan sekadar seremonial, melainkan untuk menciptakan dampak nyata bagi kota.

“Harapan kita besar karena ini kita (Pemkot) baru pertama kali join. Kami melihat jalannya MIWF dari tahun ke tahun dan bagaimana support dari pemerintah,” pungkasnya.

Menurutnya, kehadiran festival internasional seperti MIWF harus dimanfaatkan untuk memperkuat citra Makassar sebagai kota terbuka terhadap gagasan global dan pengembangan ekonomi kreatif.

“Tidak mudah mendatangkan event seperti ini. Kalau diundang, belum tentu mau datang. Tapi sekarang mereka yang justru mau berkolaborasi,” kata Munafri.

Ia juga mendorong pelibatan pelajar SMP dalam program edukatif MIWF agar generasi muda mendapatkan pengalaman belajar dan menumbuhkan budaya literasi.

Munafri menekankan pentingnya adanya resolusi dan tindak lanjut setiap tahun.

“Harus ada sesuatu yang bisa kita dapatkan untuk menuju tahun berikutnya. Jadi bukan selesai kegiatan lalu habis begitu saja. Harus ada embrio kolaborasi yang bisa terus tumbuh,” tambahnya.

MIWF 2026 menjadi momentum bagi Makassar untuk memperkuat posisinya sebagai kota literasi dan kreatif di kawasan timur Indonesia.

 

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *