Sulseltimes.com, Tangerang Selatan, Senin, 08/06/2026 — Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang melakukan investigasi terkait informasi yang viral di media sosial tentang paspor diduga milik jamaah haji yang berserakan di Jalan Letjen Sutopo, dekat Pasar Modern BSD dan Santa Ursula, Kota Tangerang Selatan, Banten.
- Viral paspor jamaah haji berserakan di BSD
- Dua sampul paspor dan bukti setoran haji ditemukan
- Kepala Kantor Imigrasi Tangerang, Hasanin
- Lokasi di Jalan Letjen Sutopo, BSD, Tangsel
- Petugas tidak menemukan paspor utuh, tengah lakukan pendalaman
Petugas Turun ke Lokasi
Kepala Kantor Imigrasi Tangerang, Hasanin, menyampaikan pihaknya melalui Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) langsung melakukan penelusuran dan pengecekan ke lokasi setelah informasi tersebut beredar.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, petugas tidak menemukan lagi tumpukan paspor seperti yang terlihat dalam unggahan media sosial.
“Petugas menemukan dua buah sampul paspor yang telah terpisah dari halaman biodata maupun halaman paspornya,” kata Hasanin, Senin, 08/06/2026.
Ia mengatakan hal itu mengindikasikan bahwa sebelumnya memang terdapat sejumlah paspor bekas di lokasi tersebut.
Temuan Dokumen Pendukung
Selain sampul paspor, petugas juga menemukan beberapa lembar dokumen berupa bukti setoran haji.
“Dokumen tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan paspor yang sebelumnya berada di lokasi,” ujar Hasanin.
Kantor Imigrasi Tangerang akan melakukan pengecekan nomor paspor pada sistem penerbitan paspor untuk mendapatkan data lebih lanjut tentang pemilik serta penjamin paspor tersebut.
Koordinasi dan Pendalaman
Hasanin mengatakan pihaknya juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan peristiwa tersebut.
“Kami melakukan pengumpulan bahan dan keterangan serta pendalaman lebih lanjut guna mengidentifikasi pihak yang diduga membuang paspor maupun dokumen terkait,” kata Hasanin.
Hasil pendalaman tersebut akan digunakan sebagai dasar untuk menentukan langkah pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Peristiwa ini menjadi perhatian publik mengingat paspor haji merupakan dokumen penting bagi calon jamaah. Imigrasi memastikan akan menindak tegas jika ditemukan pelanggaran.















