Sulseltimes.com, Jakarta, Kamis, 27/08/2026 — Paramount Land mengembangkan Manhattan District seluas 22 hektare di Gading Serpong sebagai kawasan komersil terintegrasi yang terhubung langsung dengan DKI Jakarta.
- Paramount Land bangun Manhattan District 22 hektare
- Luas 22 hektare di Gading Serpong
- Chrissandy Dave Winata & Naomi Patandungan
- Kamis, 27/08/2026, Tangerang Selatan
- Pusat bisnis terintegrasi menguntungkan stakeholder
Pengembangan kawasan ini dirancang untuk memperkuat ekosistem bisnis, kuliner, dan gaya hidup di tengah lingkungan hunian padat.
Managing Director Paramount Land, Chrissandy Dave Winata, menegaskan optimisme soal potensi kawasan yang dijuluki “se-Hampston” ini.
“Kawasan ini dirancang sebagai pusat bisnis, kuliner, dan gaya hidup yang dikelilingi hunian,” kata Chrissandy Dave Winata, Managing Director Paramount Land, Kamis, 27/08/2026.
Keterhubungan akses langsung ke DKI Jakarta menjadi penopang utama daya tarik investasi dan kunjungan ke kawasan tersebut.
Potensi Kawasan Komersil Terintegrasi
Head of Property and Asset Management JLL Indonesia, Naomi Patandungan, menilai konsep terintegrasi Manhattan District menciptakan keuntungan bersama bagi seluruh pemangku kepentingan.
“Pusat komersil terintegrasi menciptakan ekosistem yang saling menguatkan antar stakeholder,” kata Naomi Patandungan, Head of Property and Asset Management JLL Indonesia, Kamis, 27/08/2026.
Paramount Land menargetkan Manhattan District menjadi magnet aktivitas ekonomi baru di wilayah selatan Jakarta.












