Sulseltimes.com, Senin, 05/10/2026 — Layanan “joki baca buku” muncul di Threads, menawarkan pembaca profesional untuk membaca buku orang lain dan membuatnya tampak sudah dibaca untuk keperluan konten media sosial.
- inilindri menawarkan jasa membaca buku dengan tarif Rp700 ribu hingga Rp1,6 juta
- layanan mencakup buku 100-800 halaman serta bonus bookmark crochet dan sticky note transparan
- target pasar utama adalah orang yang ingin tampil sebagai pencinta buku di media sosial
- prosesnya: pelanggan mengirim buku, joki membaca, memberi tanda, lalu mengembalikan buku dengan tanda baca
Threads menjadi tempat munculnya fenomena jasa tidak biasa. Akun inilindri membuka jasa “Joki Baca Buku” yang menerima buku fiksi maupun non-fiksi dalam bahasa Inggris dan Indonesia. Layanan ini menawarkan paket lengkap: membaca buku, memberi tanda halaman, serta beberapa bonus fisik seperti bookmark crochet lucu dan set sticky note transparan.
“Open jasa Joki Baca Buku. English, Indonesia. Fiksi, non fiksi, siap semua genre,” tulis inilindri dalam utasnya. Ia menjelaskan bahwa tujuan utama jasinya adalah memenuhi keinginan orang yang ingin terlihat seperti bookworm atau bookstagrammer di media sosial. “Target market utamanya untuk orang yang mau terlihat seperti bookworm/bookstagram,” kata inilindri.
Cara kerja layanan ini sederhana. Calon pelanggan cukup mengirim buku yang ingin terlihat sudah dibaca ke inilindri. “Kakaknya punya buku tapi males bacanya, kirim ke aku nanti aku baca, buat highlight, kasih penanda, pokoknya dibuat sampe terlihat udah dibaca berkali-kali,” jelas inilindri. Setelah selesai dibaca dan diberi tanda, buku dikembalikan kepada pemiliknya dengan halaman yang dipenuhi tanda baca, penanda halaman, dan sticky note sehingga tampak seperti telah dikaji berkali-kali.
Cara Kerja Layanan
Proses dimulai saat pelanggan mengirimkan buku fisik ke inilindri. Joki kemudian membaca buku tersebut, memberikan sorotan (highlight) dan tanda halaman. Sebagai tambahan, pelanggan bisa meminta foto buku setelah pengerjaan selesai untuk keperluan konten media sosial.
Buku yang sudah “dibaca” dikembalikan dalam kondisi terlihat aktif: ada catatan di margin, penanda halaman, dan sticky note transparan yang membuatnya seolah-olah sudah dikaji berkali-kali.
Fenomena ini mencerminkan tren jasa unik di media sosial, di mana waktu dan tenaga orang lain dibeli untuk membangun citra pencinta buku secara online.









