Bisnis

BEI Perkuat Kualitas dan Likuiditas Perdagangan Lewat Program LP

Avatar of Sulsel Times
0
×

BEI Perkuat Kualitas dan Likuiditas Perdagangan Lewat Program LP

Sebarkan artikel ini
BEI Perkuat Kualitas dan Likuiditas Perdagangan Lewat Program LP
BEI Perkuat Kualitas dan Likuiditas Perdagangan Lewat Program LP
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Jakarta, Selasa, 09/06/2026 — Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menerapkan program Liquidity Provider (LP) Saham untuk memperkuat likuiditas dan kualitas perdagangan saham. Dua sekuritas telah bergabung dan lima saham mencatat kenaikan rata-rata transaksi harian hingga 119,44 persen.

Ringkasnya…
  • BEI menerapkan program Liquidity Provider (LP) Saham untuk memperkuat kualitas dan likuiditas perdagangan
  • Dua sekuritas yaitu Phintraco Sekuritas dan Mandiri Sekuritas telah bergabung
  • Lima saham menunjukkan kenaikan rata-rata nilai transaksi harian hingga 119,44%
  • Program dilaksanakan di Bursa Efek Indonesia, Jakarta
  • Dampak positif terhadap likuiditas dan kepercayaan investor
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Program LP Saham untuk Likuiditas Pasar

BEI menilai respons dan minat anggota bursa terhadap program ini menunjukkan perkembangan positif.

Hingga saat ini, terdapat dua sekuritas yang melakukan kuotasi LP Saham, yaitu PT Phintraco Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas.

“Penambahan partisipasi AB ini menunjukkan meningkatnya minat pelaku industri terhadap program LP Saham sekaligus menjadi komitmen bersama dalam mendukung peningkatan kualitas dan likuiditas perdagangan di Bursa,” kata Pjs. Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik, Selasa, 09/06/2026.

BEI berharap jumlah anggota bursa yang bergabung dalam program ini dapat terus bertambah seiring meningkatnya pemahaman dan pemanfaatan skema LP Saham di pasar.

Hasil dan Dampak Program LP Saham

Pelaksanaan kuotasi perdana oleh Phintraco Sekuritas dilakukan terhadap lima saham, yaitu PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT Trans Power Marine Tbk (TPMA), PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU), dan PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS).

BEI mencatat, pada periode satu minggu sebelum dan sesudah implementasi, saham-saham tersebut menunjukkan peningkatan rata-rata harian nilai transaksi dengan persentase kenaikan antara 25,98 persen hingga 119,44 persen.

“Kami melihat bahwa kegiatan LP Saham memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas perdagangan dan likuiditas saham di pasar, yang secara tidak langsung memperkuat kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia,” tambah Jeffrey.

Direktur Utama Phintraco Sekuritas Ferawati menambahkan, partisipasi perusahaan dalam program LP Saham merupakan bagian dari komitmen untuk mengambil peran lebih strategis dalam pengembangan kualitas dan pendalaman pasar modal Indonesia.

Menurutnya, keberhasilan program ini membutuhkan kolaborasi yang erat antara BEI, anggota bursa, emiten, asosiasi, dan investor agar manfaat LP Saham dapat dirasakan secara lebih luas.

“Dalam implementasinya, kami melihat efektivitas LP Saham membutuhkan kolaborasi yang kuat antara Bursa, Anggota Bursa, Perusahaan Tercatat, dan asosiasi terkait, khususnya dalam membangun pemahaman yang lebih komprehensif mengenai fungsi strategis LP Saham dalam mendukung kualitas likuiditas perdagangan,” ujar Ferawati.

Phintraco Sekuritas telah mempersiapkan infrastruktur sistem, kesiapan dealing team, serta framework risk management untuk memastikan aktivitas kuotasi berjalan optimal dan berkelanjutan.

Ferawati menjelaskan, aktivitas LP Saham tidak hanya fokus pada penyediaan kuotasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun pasar yang lebih likuid, efisien, dan kredibel.

Tantangan utama dalam aktivitas LP Saham adalah menjaga konsistensi kuotasi di tengah kondisi pasar yang dinamis dan volatilitas yang terus berubah.

Meski demikian, Phintraco Sekuritas memandang prospek LP Saham di Indonesia cukup baik seiring fokus BEI dan regulator dalam mendorong market deepening dan peningkatan kualitas perdagangan pasar modal Indonesia.

Melalui inisiatif ini, BEI berharap likuiditas yang semakin baik, efisiensi perdagangan yang meningkat, serta kualitas pasar yang terus berkembang dapat membuat pasar modal Indonesia semakin menarik bagi investor dan mendukung pertumbuhan ekosistem investasi yang berkelanjutan.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *