Sulseltimes.com, Jakarta, Rabu, 28 Oktober 2026 — Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan menyatakan anggaran rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana di Sumatera disiapkan berlanjut hingga 2028.
- Pemulihan mencakup tiga provinsi Sumatera
- Program berlangsung pada 2026–2028
- Pendanaan melibatkan APBN dan sinergi APBD
- Pemerintah menjaga keberlanjutan pekerjaan
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bertemu Menteri Keuangan Suahasil Nazara di Kantor Kemendagri, Jakarta, pada 27 Oktober 2026.
Tito menjelaskan program mencakup Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dengan rentang pelaksanaan tiga tahun sejak 2026.
Koordinasi dilakukan sebelum memasuki 2027 untuk menjaga kelancaran alokasi anggaran berikutnya.
Suahasil menyampaikan kementerian dan lembaga terkait sedang menyelesaikan penyerapan serta program tahun anggaran 2026.
Pekerjaan akan diteruskan melalui anggaran 2027 dan 2028 agar proyek pemulihan tidak terhenti.
Pendanaan disiapkan melalui APBN serta sinergi dengan APBD.

Dirjen Pajak Minta Rotasi Pejabat Era Purbaya Ditinjau Ulang, Soroti Kandidat yang Tak Lewat Asesmen
Pernyataan ketersediaan anggaran tersebut tidak sama dengan laporan bahwa seluruh dana telah disalurkan atau seluruh pekerjaan selesai.
Pelaksanaan tetap mengikuti program, alokasi, dan kewenangan instansi yang terlibat.













