Sulseltimes.com, Jakarta, Senin, 28/09/2026 — Pemerintah meluncurkan penawaran dua seri surat utang ritel SBR015T2 dan SBR015T4 hari ini dengan kupon 6,75% dan 6,85% per bulan.
- Pemerintah menawarkan SBR015T2 dan SBR015T4 melalui sistem e-SBN mulai Senin, 28/09/2026
- Tingkat kupon 6,75% per bulan untuk SBR015T2 dan 6,85% per bulan untuk SBR015T4 untuk tiga bulan pertama
- Pembelian minimum Rp1 juta dengan batas maksimum Rp5 miliar untuk SBR015T2 dan Rp10 miliar untuk SBR015T4
- Early redemption hingga 50% dari nilai pembelian dapat dilakukan setelah periode awal
- Kupon dibayarkan setiap tanggal 10 setiap bulan
Masyarakat yang berminat berinvestasi di SBR015T2 dan SBR015T4 kini sudah dapat melakukan registrasi, menurut pengumuman Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan.
Cara Pembelian dan Ketentuan Investasi
Pemesanan dilakukan secara online melalui mitra distribusi yang terhubung dengan sistem e-SBN. Prosesnya terdiri dari empat tahap: registrasi, pemesanan, pembayaran, dan settlement.
Mitra distribusi mencakup bank umum, perusahaan efek, dan perusahaan financial technology yang bertindak sebagai agen penjual efek reksa dana. Daftar lengkap tersedia di pengumuman resmi.
Setiap investor dapat membeli minimal Rp1 juta dan maksimal Rp5 miliar untuk SBR015T2, serta maksimal Rp10 miliar untuk SBR015T4. Surat utang ini tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder dan tidak dapat dicairkan sebelum jatuh tempo, kecuali melalui fasilitas early redemption yang terbatas pada 50% dari nilai transaksi.
Tingkat kupon tetap sebagai floor hingga jatuh tempo. Pembayaran kupon dilakukan setiap tanggal 10 setiap bulan, dengan penyesuaian pada hari kerja berikutnya jika tanggal pembayaran jatuh pada hari libur.
Penawaran ini bertujuan memperluas basis investor ritel dan memberikan instrumen investasi yang aman dengan imbal hasil tetap.














