Sulseltimes.com, Selasa, 27 Oktober 2026 — Block memperkenalkan Dessa, model AI percakapan suara yang diklaim dapat mendengarkan dan berbicara secara bersamaan.
- Dessa dikembangkan tim riset Block
- Model memproses suara masuk dan keluar
- Pengembang mengklaim pelatihan berbasis percakapan manusia
- Akses awal masih untuk peneliti terpilih
Tim pengembang menyebut pendekatan ini full-duplex speech-to-speech, yakni model menerima audio dan menghasilkan audio tanpa menjadikan transkripsi teks sebagai perantara percakapan.
Menurut Block, Dessa dilatih dari percakapan manusia dan mempelajari unsur seperti jeda, intonasi, tawa, serta pergantian giliran bicara.
Klaim tersebut berasal dari perusahaan, bukan kesimpulan pengujian independen oleh redaksi.
Block menyatakan model dapat dijalankan secara lokal pada MacBook Pro dengan chip M4 Max atau perangkat lebih kuat.
Pernyataan itu tidak berarti semua laptop dapat menjalankannya dengan kinerja yang sama.
Tim riset berada di Block dan melapor kepada Jack Dorsey selaku salah satu pendiri perusahaan.
Dessa belum disajikan sebagai layanan publik dengan akses terbuka bagi semua pengguna.
Block menawarkan akses awal kepada sejumlah kecil peneliti keselamatan AI untuk menilai potensi risiko.
Demonstrasi percakapan tidak dengan sendirinya membuktikan model memahami emosi seperti manusia atau selalu memberikan informasi yang benar.















