Sulseltimes.com, Jumat, 9 Oktober 2026 — Google memperkenalkan Playground, platform eksperimental berbasis kecerdasan buatan yang memungkinkan pengguna membuat, memainkan, dan membagikan gim melalui perintah teks.
- Google memperkenalkan Playground sebagai eksperimen pembuatan gim berbasis AI
- Pengguna dapat membuat dan mengubah gim melalui perintah teks
- Gim berjalan di peramban dan dapat dimainkan di ponsel maupun laptop
- Akses awal tersedia di Amerika Serikat untuk pengguna berusia 18 tahun ke atas
- Integrasi dengan Unity Spark masih disiapkan
Dalam pengumuman resminya pada Rabu (7/10/2026), Google menjelaskan pengguna dapat memulai dari ide singkat, mencoba gim yang dihasilkan, lalu memberi perintah tambahan untuk mengubah aturan, karakter, fisika, atau lingkungan permainan.
Playground berjalan di peramban sehingga hasilnya dapat dimainkan melalui ponsel maupun laptop. Pengguna dapat menyimpan gim secara privat, membagikannya kepada teman, atau menerbitkannya ke galeri Explore.
Akses Awal Masih Terbatas
Pembuatan gim tersedia secara gratis pada tahap eksperimen bagi pengguna berusia 18 tahun ke atas di Amerika Serikat. Pelanggan paket Google AI memperoleh batas penggunaan atau token yang lebih tinggi.
Google menyatakan gim yang dipublikasikan akan diperiksa sesuai Pedoman Komunitas. Pengguna juga dapat melaporkan konten yang diduga melanggar aturan.
Integrasi Unity Spark Disiapkan
Google dan Unity menyiapkan integrasi dengan Unity Spark untuk pengguna yang ingin melanjutkan pengembangan gim secara lebih kompleks.
Integrasi tersebut belum tersedia secara umum. Google menyebut Unity Spark masih dalam pengujian dan akan dibuka melalui program beta tertutup.
Karena berstatus eksperimen, fitur, ketersediaan, dan batas penggunaan Playground masih dapat berubah berdasarkan hasil pengujian serta masukan pengguna.












