Sulseltimes.com, Makassar, Jumat, Oktober 9, 2026 — Perpindahan Munafri Arifuddin dari Golkar ke Demokrat berlangsung dalam tiga hari, sejak pengunduran dirinya pada 5 Oktober hingga penerimaan kartu tanda anggota pada 8 Oktober 2026.
- Appi menerima KTA Demokrat pada 8 Oktober 2026
- Penyerahan berlangsung di Hotel Claro Makassar
- Pengunduran diri dari Golkar tercatat 5 Oktober
- Pertemuan dengan Andi Mallarangeng mendahului perpindahan
- Appi menyatakan datang atas pilihan pribadi
Wali Kota Makassar yang akrab disapa Appi itu menerima identitas keanggotaan barunya dalam kegiatan pendidikan politik Demokrat Sulawesi Selatan di Hotel Claro, Makassar.
Laporan detikSulsel mengenai acara tersebut mencatat penyerahan KTA oleh Ketua DPD Demokrat Sulsel Ni’matullah.
Deputi Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan DPP Demokrat Agustinus Tamo Mbapa turut memasangkan jaket partai kepada Appi.
Rangkaian penyambutan juga mencakup pemasangan pin Demokrat.
Urutan Perpindahan dari Golkar
Sebelum menerima KTA, Appi bertemu Ketua Dewan Pakar DPP Demokrat Andi Alfian Mallarangeng di Hotel Novotel Makassar pada Sabtu, 3 Oktober 2026.
Dalam pertemuan itu, Andi Alfian mengajak Appi bergabung untuk memperkuat partai di Sulawesi Selatan.
Pada Senin, 5 Oktober 2026, Appi menyerahkan surat pengunduran diri dari Golkar kepada Ketua DPD I Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin.
Pengunduran diri tersebut dikonfirmasi Wakil Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu DPD I Golkar Sulsel Kadir Halid.
Penyerahan KTA tiga hari kemudian menjadi penanda keanggotaan Appi di Demokrat.
Pilihan Pribadi dan Kerja Bersama
Dalam sambutannya, Appi menyampaikan terima kasih kepada pengurus dan kader yang menerima kehadirannya.
Ia menekankan perlunya kerja bersama untuk membesarkan partai.
Dalam laporan Ruminews mengenai kegiatan itu, Appi menjelaskan bahwa dirinya bergabung atas keputusan pribadi.
Ia menyerahkan pilihan kepada masing-masing kader atau simpatisan yang mempertimbangkan langkah serupa.
Appi juga mengingatkan hubungan politiknya dengan Demokrat melalui dukungan pada Pilwalkot Makassar 2020 dan 2024.
Pada Pilwalkot 2024, ia maju bersama Aliyah Mustika Ilham sebelum kemudian menjabat Wali Kota Makassar.















