Berita

Munafri Arifuddin Raih Pemimpin Daerah Award 2026, Satu-satunya dari Sulsel

Avatar of Sulsel Times
0
×

Munafri Arifuddin Raih Pemimpin Daerah Award 2026, Satu-satunya dari Sulsel

Sebarkan artikel ini
Munafri Arifuddin Raih Pemimpin Daerah Award 2026, Satu-satunya dari Sulsel
Munafri Arifuddin Raih Pemimpin Daerah Award 2026, Satu-satunya dari Sulsel
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Makassar, Jumat, 28/08/2026 — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menerima Pemimpin Daerah Award 2026 kategori Pemimpin Daerah Peduli Pembangunan dan Inovasi Pelayanan Publik Berbasis Digital sebagai satu-satunya kepala daerah dari Sulawesi Selatan.

Ringkasnya…
  • Munafri Arifuddin raih Pemimpin Daerah Award 2026
  • Kategori Peduli Pembangunan dan Inovasi Pelayanan Publik Berbasis Digital
  • Satu-satunya pemimpin daerah dari Sulsel
  • Penghargaan diserahkan Menteri UMKM Maman Abdurrahman di Jakarta
  • Apresiasi atas inovasi Lontara Plus dan integrasi 358 aplikasi
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Penghargaan tersebut diterima di Jakarta Concert Hall, iNews Tower, Jakarta Pusat, pada Kamis malam. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI Maman Abdurrahman.

Scroll Kebawah
Advertisement

“Penghargaan ini adalah kinerja keras jajaran SKPD untuk pelayanan publik memudahkan masyarakat,” kata Munafri Arifuddin, Wali Kota Makassar, Jumat, 28/08/2026.

Integrasi 358 Aplikasi Menuju Lontara Plus

Penghargaan itu menegaskan komitmen Munafri dalam tata kelola pemerintahan adaptif dan berorientasi kebutuhan masyarakat. Inovasi unggulan adalah aplikasi Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar (Lontara Plus) yang memperkuat kualitas pelayanan publik agar efektif, cepat, dan mudah diakses.

Sebelum integrasi, Pemkot Makassar mengelola sekitar 358 aplikasi terpisah untuk kebutuhan pelayanan pemerintahan. Jumlah banyaknya aplikasi menjadi tantangan dalam membangun sistem yang sederhana dan terintegrasi.

Pemkot mendorong integrasi layanan digital agar masyarakat tidak perlu berhadapan dengan berbagai platform terpisah. “Inilah yang kami maksud sebagai sebuah esensi yang insyaallah mewujudkan tujuan masyarakat, untuk memaksimalkan segala layanan publik,” kata Munafri Arifuddin, Wali Kota Makassar, Jumat, 28/08/2026.

Digitalisasi Sebagai Instrumen, Bukan Sekadar Simbol

Menurut Munafri, digitalisasi bukan sekadar inovasi melainkan instrumen memangkas birokrasi, mempercepat layanan, dan memberikan kemudahan nyata. “Bagi kami, penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi, melainkan dorongan untuk terus menghadirkan layanan terbaik yang berdampak langsung pada pelayanan publik semakin inklusif dan responsif,” tuturnya.

Ia menegaskan jajaran Pemkot tidak boleh menutup diri, melainkan membuka ruang komunikasi mendekatkan pelayanan agar persoalan, harapan, kritik, serta aduan masyarakat direspons dengan baik. “Oleh karena itu, kita berusaha memberikan yang terbaik, tidak menutup diri, dan terus mendekatkan diri kepada masyarakat,” kata Munafri.

Partisipasi masyarakat, termasuk pelaku UMKM, dinilai cukup tinggi dalam sosialisasi program. “Partisipasi masyarakat cukup tinggi. Banyak warga, khususnya pelaku UMKM, yang antusias dan hadir dalam kegiatan,” terangnya.

Munafri hadir dalam penganugerahan bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar Dr. Muhammad Roem, Kepala Bidang Humas dan IKP Abdullah, Kepala Bagian Prokopim Andi Ardhy Rahadian Sulham, dan Kepala Subbagian Protokol Ari Pahlawan Sofyan. Acara itu juga dihadiri sejumlah pejabat negara seperti Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wakil Menteri Desa Ahmad Riza Patria, dan Wakil Menteri PANRB Purwadi Arianto.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *