Berita

Pemkot Makassar Benahi Kolam Lindi TPA Tamangapa, EcoTru Dipakai Tekan Zat Pencemar

Avatar of Sulsel Times
0
×

Pemkot Makassar Benahi Kolam Lindi TPA Tamangapa, EcoTru Dipakai Tekan Zat Pencemar

Sebarkan artikel ini
Pemkot Makassar Benahi Kolam Lindi TPA Tamangapa, EcoTru Dipakai Tekan Zat Pencemar
Pemkot Makassar Benahi Kolam Lindi TPA Tamangapa, EcoTru Dipakai Tekan Zat Pencemar
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Makassar, Rabu, 17 September 2026 — Pemkot Makassar memperkuat pengolahan air lindi di TPA Tamangapa dengan teknologi EcoTru untuk menekan kadar zat pencemar dan memperbaiki penanganan rembesan dari timbunan sampah.

Ringkasnya…
  • Pemkot Makassar memperkuat pengolahan air lindi di TPA Tamangapa dengan teknologi EcoTru
  • Pengolahan menggunakan bakteri yang dikembangkan PT Esa Maha Karya Tunggal dan dilakukan bertahap antar kolam
  • Pemkot menilai kapasitas pengolahan saat ini masih perlu ditambah
  • Wali Kota Munafri Arifuddin meninjau kolam lindi di TPA Tamangapa pada 16 September 2026
  • Pembenahan ditujukan mengurangi risiko pencemaran dan menjadi bagian dari penataan sistem persampahan Makassar
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meninjau langsung pembenahan kolam lindi di sisi utara Tempat Pemrosesan Akhir Tamangapa, Kecamatan Manggala.

Scroll Kebawah
Advertisement

Pengolahan air lindi dilakukan menggunakan bakteri yang dikembangkan PT Esa Maha Karya Tunggal melalui teknologi EcoTru.

Proses treatment dilakukan secara bertahap dengan mengalirkan air lindi dari kolam pertama hingga kolam terakhir.

“Treatment-nya menggunakan bakteri dari EcoTru. Jadi dilakukan secara bertahap, mulai dari kolam pertama sampai kolam terakhir,” kata Munafri Arifuddin, Wali Kota Makassar, Rabu, 16 September 2026.

Air lindi merupakan cairan hasil rembesan dari timbunan sampah yang perlu diolah sebelum dilepas ke lingkungan karena berpotensi membawa zat pencemar.

Karena itu, kolam lindi menjadi salah satu fasilitas penting dalam pembenahan TPA Tamangapa.

Pemkot Siapkan Tambahan Kolam Pengolahan

Munafri mengatakan kapasitas pengolahan air lindi yang tersedia saat ini masih perlu diperkuat agar sesuai dengan luas dan beban kawasan TPA Tamangapa.

Pemerintah kota bersama pihak terkait merencanakan penambahan unit kolam pengolahan yang saling terhubung.

Sistem tersebut ditujukan agar air lindi dapat melewati tahapan pengolahan secara berkesinambungan sebelum ditangani pada tahap berikutnya.

Pemkot Makassar berharap penguatan fasilitas itu dapat menekan dampak air lindi terhadap tanah, air, dan lingkungan di sekitar TPA.

Munafri juga meminta penataan kolam dilakukan secara bertahap agar sistem pengolahan tidak hanya berfungsi saat pembenahan berlangsung, tetapi dapat dipakai secara berkelanjutan.

Menurut dia, kawasan kolam berpotensi dimanfaatkan untuk kegiatan lain apabila kualitas air hasil pengolahan telah memenuhi ketentuan dan pengelolaannya berjalan baik.

Gagasan tersebut masih bergantung pada kualitas hasil pengolahan serta kelayakan lingkungan kawasan.

Bagian dari Pembenahan TPA Tamangapa

Penguatan pengolahan air lindi menjadi bagian dari penataan lebih luas di TPA Tamangapa yang sedang dilakukan Pemerintah Kota Makassar.

Pemkot sebelumnya mulai mendorong pemilahan sampah dari sumber dan membenahi pola pengelolaan TPA sejak Agustus 2026.

Penataan kawasan juga diarahkan untuk meninggalkan pola open dumping dan bergerak menuju pengelolaan yang lebih terkendali.

Munafri menilai persoalan di TPA tidak dapat diselesaikan hanya dengan membenahi timbunan sampah karena terdapat persoalan turunan seperti air lindi, gas dari timbunan, akses kendaraan, dan pengelolaan kawasan.

Pemerintah kota karena itu menyiapkan penataan yang menghubungkan berbagai tahapan pengelolaan sampah agar pembenahan TPA berjalan sebagai satu sistem.

Pembenahan kolam lindi akan dilanjutkan bersama penataan kawasan TPA Tamangapa untuk mengurangi risiko pencemaran dan memperkuat sistem pengelolaan sampah Kota Makassar.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *