Bisnis

Pengusaha China Investasi Rp1,25 Triliun di IKN untuk Proyek Kawasan Terpadu

Avatar of Sulsel Times
0
×

Pengusaha China Investasi Rp1,25 Triliun di IKN untuk Proyek Kawasan Terpadu

Sebarkan artikel ini
Pengusaha China Investasi Rp1,25 Triliun di IKN untuk Proyek Kawasan Terpadu
Pengusaha China Investasi Rp1,25 Triliun di IKN untuk Proyek Kawasan Terpadu
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Jakarta, Minggu, 23/08/2026 — Perusahaan penanam modal asing asal China, PT Star Bright International Investment, resmi memulai konstruksi proyek kawasan terpadu senilai Rp1,25 triliun di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Ringkasnya…
  • PT Star Bright International Investment mulai konstruksi proyek kawasan terpadu di IKN
  • Investasi senilai Rp1,25 triliun, target apartemen selesai dalam 1 tahun lebih
  • Lu Keming, Direktur Utama; Basuki, Kepala OIKN
  • Di Sub WP 1B KIPP IKN
  • Pengembangan IKN dengan investasi asing, mencakup apartemen, hotel, dan pariwisata
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Proyek ini termasuk pembangunan apartemen yang ditargetkan selesai dan siap digunakan dalam waktu sekitar satu tahun lebih. Dukungan dari Kepala Otorita IKN, Basuki, menjadi kunci kelancaran proyek ini.

Scroll Kebawah
Advertisement

“Dengan dukungan Bapak Basuki kami menjalankan proyek ini dengan total investasi sekitar Rp1,2 triliun. Target kami dalam waktu sekitar 1 tahun lebih proyek apartemen ini sudah kami selesaikan dan siap digunakan,” kata Lu Keming, Direktur Utama PT Star Bright International Investment, Minggu, 23/08/2026.

Rencana Pengembangan Hotel dan Pariwisata

Selain apartemen, PT Star Bright International Investment berencana membangun hotel dan mengembangkan pariwisata di kawasan IKN.

“Ke depan kami juga akan membangun hotel di kawasan ini. Kunjungan kali ini untuk meninjau rencana hotel dan hal-hal lain yang berkaitan termasuk pengembangan pariwisata,” ujar Lu Keming.

Lu Keming membandingkan perkembangan IKN dengan China. Menurutnya, kedua kawasan ini awalnya adalah lahan kosong yang kemudian berkembang pesat.

“Selama bertahun-tahun saya menyaksikan perkembangan China sejak era 1980-an dan 1990-an yang dulu seperti Nusantara. 3 tahun lalu masih berupa lahan yang kosong lalu dalam waktu singkat berubah menjadi deretan gedung tinggi dalam waktu kurang dari 40 tahun melalui reformasi dan keterbukaan China berkembang dengan pesat dan begitu indah,” ungkapnya.

Ia yakin IKN akan mengalami perkembangan serupa dan menjadi kota yang indah di masa depan.

“Karena itu saya sangat menyukai IKN dan saya yakin tanah ini akan terus berkembang dan sangat baik, sangat luar biasa dan menjadi salah satu kota terindah di dunia,” tambah Lu Keming.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *