Viral

Kisah Bu Ijah, Guru Honorer 40 Tahun Hanya Digaji Rp414.000, Viral di Media Sosial

Avatar of Sulsel Times
0
×

Kisah Bu Ijah, Guru Honorer 40 Tahun Hanya Digaji Rp414.000, Viral di Media Sosial

Sebarkan artikel ini
Kisah Bu Ijah, Guru Honorer 40 Tahun Hanya Digaji Rp414.000, Viral di Media Sosial
Kisah Bu Ijah, Guru Honorer 40 Tahun Hanya Digaji Rp414.000, Viral di Media Sosial
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Jakarta, Rabu, 01/07/2026 — Kisah Bu Ijah, guru honorer yang mengabdi selama 40 tahun, menjadi viral setelah ia mengumumkan berhenti mengajar dengan gaji terakhir Rp414.000 per bulan.

Ringkasnya…
  • Guru honorer berhenti setelah 40 tahun mengabdi
  • Gaji terakhir Rp414.000 per bulan
  • Bu Ijah, guru honorer
  • Juni 2026, Indonesia
  • Viral dan soroti kesejahteraan guru honorer
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Pengumuman Berhenti Mengajar di TikTok

Melalui akun TikTok @buijah28, Bu Ijah membagikan video yang memperlihatkan amplop berisi gaji terakhirnya.

Scroll Kebawah
Advertisement

“Saya Bu Ijah, pada Juni 2026 ini memutuskan berhenti menjadi guru setelah 40 tahun mengabdi dengan membawa gaji terakhir Rp414.000,” ujar Bu Ijah dalam video yang diunggah, Rabu, 01/07/2026.

Ia menegaskan unggahan tersebut bukan untuk mencari belas kasihan atau sensasi.

“Bukan pamer ya, hanya sekadar mengungkap fakta,” ujarnya.

Reaksi Warganet

Unggahan itu viral dan dibagikan ulang di berbagai media sosial.

Banyak warganet mengaku terenyuh melihat perjuangan Bu Ijah yang menerima penghasilan minim.

“40 tahun mengabdi, artinya beliau tidak pernah diprioritaskan untuk diangkat menjadi ASN. Luar biasa pengabdiannya. Semoga Ibu selalu sehat dan diberi rezeki yang berlimpah,” tulis akun RR.

Akun Bus menilai profesi guru merupakan pekerjaan mulia.

“Guru itu pekerjaan mulia. Memilih jadi guru honorer harus siap mengabdi dengan gaji kecil, tetapi itu menjadi amal yang besar di sisi Allah,” tulisnya.

Sementara itu, akun Jaf berharap kisah Bu Ijah menjadi perhatian pemerintah.

“Lihat, Pak Prabowo. Ini seorang guru yang mencerdaskan anak bangsa. Mungkin banyak murid beliau yang kini menjadi orang sukses. Apakah pantas beliau hanya menerima gaji Rp414 ribu?” tulisnya.

Dampak dan Harapan ke Depan

Keputusan Bu Ijah mengakhiri masa pengabdiannya kembali memunculkan perbincangan mengenai nasib guru honorer.

Banyak pihak berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan tenaga pendidik honorer.

Kisah ini menjadi pengingat akan pentingnya peningkatan kesejahteraan guru di Indonesia.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *