Sulseltimes.com, Jakarta, Selasa, 30/06/2026 — Mitratel (MTEL) membagikan dividen tunai sebesar Rp2,08 triliun melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Jumlah ini setara dengan 98 persen dari laba bersih perseroan pada tahun buku 2025.
- Dividen Rp2,08 triliun
- 98% laba bersih
- Mitratel (MTEL) melalui RUPST
- Selasa, 30/06/2026 di Jakarta
- Kinerja solid dan komitmen terhadap pemegang saham
RUPST Setujui Pembagian Dividen Rp2,08 Triliun
Sepanjang tahun buku 2025, Mitratel membukukan pendapatan sebesar Rp9,53 triliun. EBITDA mencapai Rp7,83 triliun, dan laba bersih tercatat Rp2,12 triliun.
Kinerja tersebut didukung model bisnis berbasis recurring revenue, profitabilitas tinggi, dan arus kas operasional yang kuat. Perseroan juga meningkatkan tenancy ratio menjadi 1,57x, yang mencerminkan optimalisasi pemanfaatan aset.
Ekspansi Fiber Optik dan Transformasi Digital
Mitratel menambah 6.160 km jaringan fiber optik secara organik, sehingga total jaringan mencapai 57.199 km. Fiber Billable Length meningkat menjadi 70.618 km, mendorong pertumbuhan pendapatan segmen fiber optik sebesar 18,1 persen dibanding tahun sebelumnya.
Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko, mengatakan pencapaian itu merupakan hasil strategi bisnis yang konsisten. “Kinerja tahun 2025 mencerminkan kekuatan fundamental bisnis Mitratel sekaligus menjadi landasan bagi fase pertumbuhan berikutnya,” kata Theodorus, Selasa, 30/06/2026.
Perseroan terus bertransformasi menuju Next-Generation Tower Company dengan mengembangkan layanan fiber connectivity, managed services, digital infrastructure, dan solusi energi berkelanjutan seperti Power-as-a-Service (PaaS). RUPST menyetujui penyesuaian KBLI untuk mendukung perluasan usaha tersebut.
Perubahan Susunan Direksi
RUPST juga menyetujui perubahan susunan direksi. Noorhayati Candrasuci diangkat sebagai Direktur Investasi yang baru, menggantikan Hendra Purnama. Susunan direksi lainnya tetap meliputi Theodorus Ardi Hartoko (Direktur Utama), Agus Winarno (Direktur Bisnis), Ian Sigit Kurniawan (Direktur Keuangan), Hastining Bagyo Astuti (Direktur Operasi & Pembangunan), dan Fandi Wijaya (Direktur Pengelolaan Aset).
“Manajemen dan pemegang saham mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Bapak Hendra Purnama selama ini,” ujar Theodorus.
Strategi Jangka Panjang dan Optimisme Pertumbuhan
Dengan portofolio lebih dari 40 ribu menara telekomunikasi dan jaringan fiber optik yang terus berkembang, Mitratel memperkuat posisinya sebagai pemimpin infrastruktur telekomunikasi digital di Indonesia. Perseroan optimistis dapat menangkap peluang dari digitalisasi ekonomi nasional.
Theodorus menambahkan, transformasi menuju Next-Generation Tower Company merupakan evolusi strategis untuk menjadi penyedia infrastruktur digital terintegrasi. Langkah ini membuka sumber pertumbuhan baru yang berkelanjutan serta mendukung percepatan transformasi digital nasional.













