Sulseltimes.com, Makassar, Minggu, 27 September 2026 — Chat “Halo BCA” bercentang biru viral di Threads setelah warganet menemukan nomor pengirimnya berbeda dari nomor WhatsApp resmi Bank Central Asia, meski nama dan logonya tampak meyakinkan.
- Chat mengatasnamakan Halo BCA viral di Threads
- Nomor pengirim berbeda dari nomor resmi BCA
- Warganet juga membagikan contoh atas nama Shopee
- Nama, logo, dan centang biru harus dicocokkan dengan nomor
- Korban perlu segera menghubungi layanan resmi dan melapor
Unggahan akun Threads @fahriravsanjani pada 25 September 2026 memperlihatkan pesan “Selamat Sore” dan panggilan WhatsApp dari akun bernama “Halo Bca”.
Pada profil yang ditampilkan, nomor akun tersebut bukan nomor WhatsApp resmi yang diumumkan PT Bank Central Asia Tbk.
Hingga Minggu, unggahan itu memperoleh sekitar 33 ribu tanda suka dan 1.900 tanggapan.
Di kolom komentar, sejumlah warganet membagikan pengalaman dan tangkapan layar chat lain yang memakai nama maupun logo BCA.
Ada pula gambar akun yang mengatasnamakan Shopee.
Namun, komentar dan tangkapan layar tersebut belum membuktikan jumlah korban, kerugian, ataupun identitas pihak di balik setiap akun.
Centang biru tetap harus dicocokkan dengan nomor resmi
Beberapa gambar memperlihatkan centang biru di samping nama akun, sedangkan gambar lain menampilkan lambang serupa pada foto profil.
Kedua tampilan itu berbeda, tetapi pemeriksaan tidak boleh berhenti pada tanda atau logo.
BCA menyatakan nomor WhatsApp resmi Halo BCA adalah 08111500998, dengan tanda verifikasi di samping nama atau nomor kontak, bukan di dalam foto profil.
Nomor telepon Halo BCA adalah 1500888 tanpa awalan 021, +62, atau awalan lain.
Dengan demikian, chat yang memakai nama Halo BCA tetapi berasal dari nomor WhatsApp berbeda perlu diperlakukan sebagai akun tidak resmi.
Meta menjelaskan bahwa centang verifikasi pada akun bisnis WhatsApp berkaitan dengan informasi bisnis yang didaftarkan kepada platformnya.
Karena itu, kemunculan centang biru pada sebuah akun tidak menggantikan langkah mencocokkan nomor pengirim dengan nomor yang diumumkan perusahaan terkait.
Dari tangkapan layar yang beredar, belum dapat dipastikan bagaimana masing-masing akun memperoleh tampilan tanda tersebut.
Salah satu gambar yang dibagikan warganet juga memuat surat bergambar kop BCA tentang perubahan tarif transfer menjadi Rp150 ribu per bulan dan meminta penerima membuka formulir.
BCA sebelumnya telah memperingatkan bahwa surat kenaikan tarif dengan pola seperti itu merupakan modus penipuan melalui WhatsApp.
Untuk pesan yang mengatasnamakan Shopee, pengguna juga perlu memeriksa nomor pengirim.
Shopee menerbitkan daftar nomor WhatsApp resmi untuk berbagai fungsi dan menyatakan nomor-nomor tersebut bukan kanal pengaduan pelanggan.
Pengguna yang ragu dapat membuka aplikasi Shopee sendiri, lalu menghubungi layanan pelanggan melalui Pusat Bantuan.
Cara menghindari penipuan dan langkah jika sudah terlanjur mengikuti instruksi
- Jangan membuka tautan, mengunduh berkas, memindai kode QR, atau mentransfer uang atas instruksi chat yang belum terverifikasi.
- Jangan memberikan PIN, kata sandi, kode OTP, data kartu, atau informasi perbankan rahasia kepada pengirim pesan.
- Periksa nomor lengkap pengirim melalui situs atau aplikasi resmi perusahaan, bukan melalui nomor dan tautan yang diberikan di dalam chat.
- Simpan tangkapan layar dan bukti percakapan, lalu laporkan serta blokir akun mencurigakan di WhatsApp.
- Jika data rahasia sudah diberikan, segera hubungi bank atau platform melalui kanal resmi untuk mengamankan akun, memeriksa transaksi, dan mengganti kredensial yang terdampak.
- Jika uang sudah berpindah, segera lapor ke bank atau penyedia pembayaran, ajukan laporan melalui iasc.ojk.go.id, dan buat laporan polisi.
Indonesia Anti-Scam Centre meminta pelapor menyiapkan bukti transfer, nomor rekening tujuan, kronologi, dan bukti percakapan.
Pelaporan yang cepat membantu upaya penundaan transaksi dan penelusuran dana, tetapi tidak menjamin uang korban kembali.
Kasus yang ramai di Threads ini mengingatkan pembaca untuk selalu mencocokkan nomor pengirim dengan kanal resmi sebelum mempercayai nama, logo, surat, atau centang biru dalam sebuah chat.















