Berita

Puisi Jadi Cara Sindi Fatricia Sampaikan Inspirasi di Duta Kampus Sulsel

Avatar of Sulsel Times
0
×

Puisi Jadi Cara Sindi Fatricia Sampaikan Inspirasi di Duta Kampus Sulsel

Sebarkan artikel ini
Puisi Jadi Cara Sindi Fatricia Sampaikan Inspirasi di Duta Kampus Sulsel
Puisi Jadi Cara Sindi Fatricia Sampaikan Inspirasi di Duta Kampus Sulsel
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Makassar, Kamis, 13/08/2026 — Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AMKOP Makassar, Sindi Fatricia, memilih puisi sebagai bakat yang ditampilkan dalam Pemilihan Duta Kampus Sulawesi Selatan 2026.

Ringkasnya…
  • Sindi Fatricia membawakan puisi di Pemilihan Duta Kampus Sulsel 2026
  • Puisi menjadi medium menyampaikan cerita dan inspirasi bagi generasi muda
  • Sindi Fatricia, finalis Duta Kampus Sulsel dari STIE AMKOP Makassar
  • Makassar, rangkaian Duta Kampus Sulsel 2026
  • Disiplin dan konsistensi dijaga agar akademik dan pengembangan diri berjalan beriringan
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Baginya, puisi bukan sekadar rangkaian kata. Puisi menjadi medium untuk menyampaikan perasaan, cerita, dan pesan yang bisa menginspirasi generasi muda.

Scroll Kebawah
Advertisement

“Bakat yang saya bawakan yaitu bakat tentang puisi. Puisi itu bukan hanya rangkaian kata, tetapi untuk menyampaikan cerita dan menginspirasi orang lain,” ujar Sindi, Mahasiswi STIE AMKOP Makassar, Kamis, 13/08/2026.

Puisi sebagai Sarana Menunjukkan Karakter Kreatif

Sindi menilai kemampuan mengekspresikan gagasan melalui karya menjadi salah satu cara menunjukkan karakter kreatif seorang Duta Kampus.

Melalui puisi, dia berupaya menyampaikan pesan yang memiliki kedekatan emosional dengan pendengar. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan komunikasi dan kreativitas.

Jaga Keseimbangan Akademik dan Pengembangan Diri

Keikutsertaan dalam Duta Kampus Sulsel 2026 menuntut Sindi membagi waktu antara persiapan penampilan dan kewajiban akademik.

Dia mengaku tetap menempatkan perkuliahan sebagai prioritas utama. Berbagai aktivitas pengembangan diri tetap dijalankan tanpa mengganggu tanggung jawab sebagai mahasiswa.

“Saya mengatur waktu dengan menentukan prioritas kuliah dan akademik. Sebagai Duta Kampus, saya mengatur waktu dengan disiplin dan konsisten agar prestasi akademik dan pengembangan diri bisa berjalan beriringan,” katanya.

Menurutnya, disiplin dan konsistensi menjadi kunci agar aktivitas di luar kampus tidak mengganggu tanggung jawab akademik.

Sindi berharap proses yang dijalaninya di Duta Kampus Sulsel 2026 menjadi ruang peningkatan kemampuan. Dia juga ingin menginspirasi generasi muda agar berani mengembangkan potensi yang dimiliki.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *