Sulseltimes.com, Jakarta, Minggu, 09/08/2026 — Presiden Prabowo Subianto telah menggelar wawancara dengan sejumlah calon pengganti Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia.
- Prabowo wawancarai calon Gubernur BI
- Posisi kosong sejak Perry Warjiyo mundur
- Prasetyo Hadi: banyak nama sudah dipanggil ke Istana
- Destry Damayanti menjabat Pejabat Sementara
- Belum ada Surat Presiden ke DPR
Posisi Gubernur Bank Indonesia (BI) masih vakum sejak Perry Warjiyo meninggalkan jabatannya. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan Presiden telah menyiapkan sejumlah nama dan memanggilnya ke Istana Kepresidenan.
“Ada ya. Ada beberapa nama banyak, banyak,” kata Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara, Minggu, 09/08/2026.
Prasetyo menambahkan bahwa sejumlah calon sudah melalui proses wawancara dengan Kepala Negara. Proses tersebut bertujuan untuk mendiskusikan arah kebijakan ke depan.
“Ada, untuk diajak diskusi arahnya bagaimana, ada ya,” ucapnya.
Mekanisme Pengisian Jabatan
Secara konstitusi, Presiden berhak mengusulkan calon Gubernur BI kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Usulan tersebut akan diuji kelayakan dan kepatutan oleh Komisi XI DPR melalui fit and proper test.
Hasil uji kelayakan dibawa ke Sidang Paripurna DPR untuk persetujuan anggota. Jika disetujui, nama calon diteruskan ke Mahkamah Agung (MA) untuk pengambilan sumpah jabatan.
Kandidat Terkuat dan Status Surat Presiden
Salah satu nama yang mencuat adalah Destry Damayanti. Ia saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI usai posisi ditinggalkan Perry Warjiyo.
Prasetyo memastikan hingga kini belum ada Surat Presiden (Surpres) yang dikirimkan ke DPR terkait pengajuan calon definitif.
“Kalau pertanyaannya berkaitan dengan Surpres pengajuan calon definitif Gubernur Bank Indonesia, sampai hari ini juga belum ada surpres dari Bapak Presiden yang dikirim ke DPR berkenaan dengan hal tersebut,” kata Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara, Minggu, 09/08/2026.












